Lewat Talkshow Radio, IDFoS Indonesia Sosialisasi Pentingnya Vaksinasi

IDFoS Indonesia Sosialisasi Pentingnya Vaksinasi lewat talkshow.

Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – IDFoS Indonesia bersama Yayasan Filantropi Indonesia terus gencar melakukan sosialisasi vaksinasi virus korona. Selain terjun langsung ke desa-desa di Bojonegoro, Jawa Timur, IDFoS juga sosialisasi lewat talkshow melalui siaran radio.

Direktur IDFoS Indonesia Joko Hadi Purnomo mengatakan, kegiatan ini untuk membangun kesadaran bersama terkait pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat bisa mengakses vaksin dan mau melaksanakan vaksin.

“Terutama kelompok rentan yaitu kelompok difabel dan kelompok masyarakat yang akses transportasi sangat jauh atau berada di kawasan hutan,” katanya, Kamis (30/3/2023).

Dia mengatakan, pencegahan itu perlu dilakukan terus menerus, acara talkshow ini merupakan upaya untuk memberikan informasi dan mengingatkan seluruh masyarakat agar mau mengikuti vaksin booster 1 dan 2. Sebab, menurut data sampai saat ini capaian vaksinasi di Bojonegoro untuk dosis 1 sejumlah 87 persen, dosis 2 sejumlah 76 persen.

“Dan untuk booster 1 sejumlah 28,5 persen dan booster 2 sejumlah 0,9 persen sehingga dapat disimpulkan bahwa capaian boster 1 dan 2 masih sangat rendah,” katanya.

Baca Juga :   IDFoS Indonesia Berhasil Tanam 46.055 Pohon Berbagai Jenis

Sehingga sosialisasi mengenai vaksinasi sangat penting dilakukan. Dia mengatakan, IDFoS melakukan sosialisasi ke Desa Ngasem, Kabupaten Bojonegoro dan Desa Pucangan, Kabupaten Tuban.

“Dan tadi dialog interaktif melalui siaran Radio Istana FM Bojonegoro (95 FM) menghadirkan berbagai narasumber sangat diperlukan,” katanya.

Sementara perwakilan Dinas Kesehatan Bojonegoro Imam mengatakan, kondisi Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro ternyata masih ada. Hingga saat ini total kasus kumulatif mulai tahun 2020 sampai saat ini 10.247, angka kesembuhan 93%, angka kematian 6% dan kasus baru ada 2 kasus.

“Karena itu mengingatkan kepada masyarakat dan mengedukasi agar mau melakukan vaksin sebagai upaya percepatan vaksinasi itu harus gencar dilakukan,” katanya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *