Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro
Jakarta – Sukses mengangkat peran produk dalam negeri dan UMKM di industri hulu migas dan mencari solusi isu-isu strategis hulu migas, SKK Migas dan KKKS kembali akan menggelar Forum Kapasitas nasional tahun 2023.
Gelaran ini merupakan event ketiga Forum Kapnas yang akan diadakan di lima kota dengan mengusung pengembangan kapasitas dalam negeri (TKDN) dalam rangka peningkatan kapasitas nasional. Rencananya gelaran puncak Forum Kapasitas Nasional akan berlangsung pada 15-16 November 2023 di Jakarta.
Ketua Panitia Forum Kapasitas Nasional Erwin Suryadi mengatakan, Kapnas 2023 akan dilakukan di lima kota yaitu Surabaya, Sorong, Balikpapan, Batam, dan Palembang. Forum ini nantinya akan mendorong produk-produk negeri untuk lebih berperan dalam proyek-proyek Industri Hulu Migas.
“Produk-produk yang akan didorong tersebut mencakup produk UMKM, barang dan jasa, tenaga kerja, pengembangan vendor lokal, industri penunjang sekitar area provinsi operasi dan pengembangan energi Indonesia timur yang selaras dengan program Presiden Jokowi,” katanya, saat Media Gathering dengan wartawan di Jakarta Jumat Kemarin.
Dia mengatakan, saat ini sudah ada sekitar 90 perusahaan lokal yang dibina oleh SKK Migas-KKKS dan akan terus berkembang. Sehingga setiap tahun diharapkan akan terus meningkat.
Erwin yang juga Vice President SKK Migas mengatakan, kehadiran usaha Industri Hulu Migas di daerah diharapkan memberikan gairah bagi industri penunjang di Indonesia, terutama produk lokal. Selain mendorong kiprah yang lebih besar industri dalam negeri pada hulu migas nasional, SKK Migas juga telah memfasilitasi dan mendorong mereka untuk bisa berkiprah secara internasional.
Kepala Divisi program dan Komunikasi SKK Migas Hudi Suryodipuro mengatakan, Forum Kapasitas Nasional merupakan program yang harus didukung agar mampu memberdayakan warga disekitar lokasi wilayah operasi migas. Yakni dengan memanfaatkan produk-produk lokal untuk proyek hulu migas, sehinga multiplier effect dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kedepan, SKK Migas dan KKKS akan terus mengupayakan agar industri penunjang migas bukan hanya bersaingan di level nasional tapi juga di level internasional,” katanya.(jk)





