Pertamina Hulu Energi Tuban Gelar Simulasi Penanganan Darurat Bencana Industri Migas

Pejabat Pertamina Hulu Energi Tuban bersama BPBD Tuban meninjau kesiapsiagaan peserta simulasi tanggap darurat bencana industri migas.

Suarabanyuurip.com – d suko nugroho

Tuban – Pertamina EP Sukowati Field dan PHE Tuban East Java, yang merupakan bagian dari Zona 11 Regional Indonesia Timur, Subholding Upstream Pertamina, di dukung BPBD Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mengadakan latihan simulasi dalam rangka peningkatan respon tanggap darurat bencana di lingkungan ring satu. Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Desa Sokosari, Kecamatan Soko, pada Selasa, 20 Juni 2023 lalu, itu dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari beberapa unsur masyarakat, baik di Pemerintahan, TNI-POLRI, dan masyarakat sekitar.

Kegiatan latihan simulasi diawali dengan pemberian arahan tentang skema penanganan kondisi darurat dari BPBD Tuban dan dilanjutkan oleh Asisten Administrasi Umum Pemkab Tuban, Moh. Mahmud saat menjadi Inspektur Lapangan Apel Simulasi.

Dalam pengarahan tersebut, Mahmud menerangkan kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang berada di sekitar industri, semoga bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain di lingkup Kabupaten Tuban.

“Program yang dinisiasi oleh PEP Sukowati dan PHE Tuban East Java menurut saya sangat wajib mendapat apresiasi positif, semoga ini bisa dilakukan rutin dan menjadi percontohan perusahaan lain di Kabupaten Tuban,” ujar Mahmud.

Baca Juga :   Masuk Tahap Harmonisasi Kedua, Regulasi CCUS Siap Ditunjukkan ke Dunia

“Kita tahu bencana bisa datang sewaktu-waktu, oleh karena itu melalui simulasi seperti ini, masyarakat dapat mengenal prosedur evakuasi dengan baik,” tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Sudarmaji, juga menyampaikan hal serupa. Ia menyatakan bahwa BPBD Kabupaten Tuban sedang berupaya mencegah terjadinya segala jenis bencana di wilayah tersebut. Sudarmaji menyebut bahwa BPBD kabupaten telah memiliki peraturan yang dikeluarkan oleh Bupati terkait mitigasi bencana guna mencegah potensi bencana.

“Disisi lain yang saling mendukung tujuan tanggap darurat kebencanaan, BPBD kabupaten telah memiliki peraturan yang dikeluarkan oleh Bupati terkait mitigasi bencana guna mencegah potensi bencana,” jelas Sudarmaji.

Manajer Field PEP Sukowati, Totok Parafianto, mengatakan bahwa latihan simulasi ini adalah bentuk komitmen perusahaan dalam membantu pemerintah Kabupaten Tuban dalam mencegah dan mengelola potensi bencana di sekitar area operasional Ring 1.

Dalam kesempatan terpisah, GM Zona 11, Muhamad Arifin, menyampaikan kegiatan simulasi ini merupakan upaya dari perusahaan mengantisipasi terjadinya bencana di area operasi PEP Field Sukowati dan PHE TEJ serta memastikan kesiapsiagaan tim di Field serta di kantor Zona 11.

Baca Juga :   Petani Tunggu Proses Ganti Rugi

“Kegiatan ini juga turut diikuti oleh tim BST Regional 4 Indonesia Timur,” pungkasnya.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *