Suarabanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah kerja nyata (KKN) tematik kolaboratif (TK) di Desa Tambakmerak, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dalam programnya mereka akan melakukan pendampingan UMKM rica-rica entok atau mentok untuk meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran.
Ketua Kelompok 16 KKN TK Dhifana Adi Pramudita mengatakan, KKN TK di Desa Tambakmerak, tentu akan memberi pengalaman baru bagi mahasiswa Unigoro.
“Apalagi di dalam tri darma perguruan tinggi kami dituntut untuk mengabdi dan mengimplementasikan kepada masyarakat,” katanya, Senin (17/7/2023).
Dia menjelaskan, kelompok 16 KKN TK Unigoro nantinya juga akan membuat program yang sesuai kebutuhan dan potensi di desa. Misalnya salah satu usaha mikro kecil menengah (UMKM) rica-rica mentok yang ada di Desa Tambakmerak akan dikembangkan terutama dalam pengenalan ke masyarakat luas.
“Bukan hanya itu, kami juga akan membuat program-program kerja yang bermanfaat bagi masyarakat. Yakni sesuai tema kami, optimasilasi potensi dengan pemberdayaan masyarakat secara terpadu di Desa Tambakmerak, tentu akan sangat bermanfaat,” tuturnya seusai pembukaan KKN TK di Balai Desa Tambakmerak.
Kepala Desa Tambakmerak Supeno mengatakan, pemerintah desa sangat terbuka dengan adanya KKN TK mahasiswa Unigoro.
“Kami berterimakasih Desa Tambakmerak digunakan untuk KKN para mahasiswa, semoga bisa memberi manfaat bagi masyarakat. Terutama dalam melaksanakan atau merealisasikan program yang sudah direncanakan,” katanya.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Risqi Agustino menambahkan, kelompok 16 KKN TK Unigoro berjumlah 29 mahasiswa terdiri dari 3 fakultas yaitu 14 mahasiswa Fakultas Ekonomi, 8 mahasiswa fakultas Hukum, dan 7 Mahasiswa fakultas Ilmu sosial politik.
“Adapun UMKM yang bisa dikembangkan di Desa Tambakmerak yaitu rica-rica mentok,” katanya.(jk)





