Tanam Pandan, Mahasiswa KKN Unigoro Ajak Warga Kesongo Lestarikan Lingkungan dan Berdayakan Potensi Desa

KKN Unigoro 2026.
Mahasiswa KKN-TK Kelompok 1 Unigoro menanam Pandan di sekitar sendang Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem untuk melestarikan lingkungan dan memberdayakan perajjan anyaman daun pandan.

SuaraBanyuurip.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) Kelompok 1 Universitas Bojonegoro (Unigoro) bersama Pemerintah Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, melaksanakan penanaman Pandan di kawasan sekitar sendang pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pelestarian lingkungan sekaligus mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki Desa Kesongo.

Penanaman pandan dilakukan di area sekitar sendang sebagai langkah menjaga kelestarian sumber mata air dan memperkuat vegetasi di sekitarnya. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan keberadaan pandan hutan yang mulai berkurang sehingga tetap terjaga sebagai bagian dari keanekaragaman hayati lokal.

Tanaman pandan dipilih karena memiliki sistem perakaran yang mampu membantu menjaga kestabilan tanah, mengurangi risiko erosi, serta mendukung kelestarian ekosistem di kawasan sendang.

Kegiatan penanaman dilakukan oleh Mahasiswa KKN-TK Kelompok 1 Unigoro didampingi tokoh masyarakat desa setempat. Mahasiswa diberi arahan mengenai lokasi penanaman serta tata cara penanaman Pandan agar dapat tumbuh dengan baik di kawasan sekitar sendang.

Setelah kegiatan penanaman selesai, rangkaian kegiatan KKN Kelompok 1 Unigoro dilanjutkan dengan pelatihan pemanfaatan daun Pandan menjadi produk kerajinan. Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali kerajinan anyaman pandan yang telah lama menjadi potensi Desa Kesongo, namun mulai jarang ditekuni.

Baca Juga :   Angkat Potensi Wisata Desa Klino, KKN-TK 21 Unigoro Adakan Lomba Konten Video Kreatif

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk kembali mengenal dan melestarikan keterampilan menganyam daun Pandan agar warisan budaya lokal tetap terjaga dan dapat terus dikembangkan sebagai salah satu potensi ekonomi desa.

KKN Unigoro 2026.
Mahasiswa KKN-TK Kelompok 1 Unigoro melatih ibu-ibu Kesongo menganyam daun Pandan.

Dalam pelatihan tersebut, peserta mempraktikkan pembuatan berbagai kerajinan berbahan dasar anyaman daun Pandan. Di antaranya kotak tisu dan tempat tudung saji. Kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antara pengrajin lokal dengan masyarakat sehingga keterampilan menganyam yang telah diwariskan secara turun-temurun dapat terus dilestarikan dan dikembangkan.

Ketua KKN-TK Kelompok 1, Wahyu Utomo menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga pada pelestarian potensi budaya dan ekonomi masyarakat desa.

Wahyu menjelaskan, penanaman pandan ini untuk menjaga kelestarian pandan hutan sekaligus mendukung kelestarian kawasan sendang. Selain itu, melalui pelatihan kerajinan ini, mahasiswa ingin menghidupkan kembali anyaman pandan yang mulai jarang dilakukan.

“Harapannya, generasi muda Desa Kesongo dapat meneruskan keterampilan ini sehingga tidak hilang dan tetap menjadi potensi unggulan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :   KKN-TK Kelompok 24 Unigoro Siap Berkolaborasi Mengoptimalkan Potensi Desa Kedungsumber

Melalui rangkaian kegiatan penanaman dan pelatihan kerajinan ini, mahasiswa KKN-TK Kelompok 1 Unigoro berharap masyarakat semakin peduli terhadap pelestarian pandan hutan dan lingkungan di sekitar sendang. Selain menjaga kelestarian alam, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata untuk mempertahankan kerajinan anyaman pandan sebagai salah satu identitas dan potensi unggulan Desa Kesongo yang dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait