Akbar, Anak Buruh Tani di Bojonegoro Lulus Rekrutmen Polisi Jalur Sarjana

Ipda Akbar Adi Prasetyo, diapit kedua orang tuanya usai dilantik menjadi perwira polisi.

Suarabanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Menjadi anak dari keluarga buruh tani, tak pernah menjadikan diri Akbar Adi Prasetyo berkecil hati meraih kesuksesan. Terbukti, dia berhasil menjadi Perwira Polisi setelah menyelesaikan Sekolah lnspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Akademi Kepolisian tahun 2023.

Pemuda kelahiran 23 Juli 1998 asli Bojonegoro ini tergolong gigih dan sabar dalam meraih cita-cita untuk mengabdi kepada negara. Pasalnya, sebelumnya dia selalu gagal saat mendaftar di berbagai matra jalur SMA. Namun, kegagalan itu tak membuat Akbar putus asa.

Pria yang akrab disapa Akbar ini menuturkan, pada tahun 2018 dia memutuskan kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang dengan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia dan lulus pada tahun 2022.

Titik tolak raihan cita-cita Akbar berawal dari dibukanya rekrutmen polisi melalui jalur SIPSS 2023. Momentum ini dijalaninya dengan semangat tinggi dan doa dari kedua orang tuanya. Akbar mendaftar dan berhasil melewati semua tes, dan dinyatakan lolos bersama 13 rekannya yang menyisihkan ratusan peserta dari Jawa Timur.

Baca Juga :   Slamet Andi, Pemuda Ngasem Bakal Rilis Single Kedua Berjudul Sego Kucing

“Setelah itu, bersama 100 siswa dari penjuru Indonesia, saya menjalani pendidikan di Akademi Kepolisian Semarang, Jawa Tengah, selama 5 bulan,” tutur remaja berzodiak Leo ini, Senin (24/07/2023).

Puncaknya, 18 Juli 2023 menjadi hari yang bersejarah bagi Akbar dan keluarganya. Karena pada hari itu dilaksanakan upacara Pelantikan Perwira Polisi SIPSS, dilanjutkan dengan acara Purnawasis dan penempatan Pertama Perwira Remaja (PAJA) SIPSS 2023.

Sekolah Bahasa (Sebasa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri di Jakarta menjadi tempat bertugas dalam penempatan pertama Inspektur Dua (Ipda) Akbar Adi Prasetyo, anak semata wayang pasangan M. Chambali dan Ri’ah ini.

Lolos tes dan menjadi perwira polisi, bagi Akbar bagaikan mimpi. Karena menilik pekerjaan bapaknya yang hanya seorang buruh tani dan sawah garapannya berada jauh di Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk. Sedangkan ibunya sebagai tenaga pengajar di TK Aba Alam 2 Bojonegoro. Dia sendiri mengaku sempat mengajar di MTs Abu Darin Bojonegoro sebelum mendaftar di SIPSS.

Oleh karena itu, Akbar merasa sangat bersyukur atas kepercayaan Polri yang telah membuka kesempatan bagi dia untuk bergabung melalui SIPSS dan menjadi Anggota Polri.

Baca Juga :   Menjadi Buruh di Tanah Sendiri

Pasca dilantik, alumnus SMA Negeri 3 Bojonegoro ini diberi kesempatan cuti selama 12 hari. Meski begitu, kegiatan mengurus administrasi, lapor di Polres Bojonegoro dan Polda Jatim serta olah raga mandiri tetap wajib dilaksanakan.

“Semoga bisa amanah dan menjalankan tugas dengan baik sesuai sumpah Tribrata dan Catur Prasetya,” harapnya saat ditemui dirumahnya yang sederhana di Jalan Ade Irma Suryani Nasution, Gang Sidodadi II, Kelurahan Klangon.

Kepada para juniornya yang masih duduk di bangku pelajar berpesan, agar selama masih ada kesempatan untuk mencoba maka wajib diperjuangkan dan jangan pernah mematikan semangat untuk meraih impian.

“Karena kehidupan tidak akan berubah menjadi lebih baik jika kita hanya berharap tanpa adanya sebuah tindakan,” tandasnya.(fin)

» Klik berita lainnya di Google News SUARA BANYUURIP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar