Petani Bojonegoro Kesulitan Cari Pupuk Bersubsidi

Petani pupuk padi.
Seorang petani di Bojonegoro sedang menabur pupuk di lahan pertaniannya.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Petani di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengaku kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi pada masa tanam pertama ini. Hal itu disebabkan karena pengurangan alokasi pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian.

“Mendapatkan pupuk saat ini lumayan sulit. Apalagi dari Kementerian Pertanian untuk pupuk subsidi setiap tahun terus berkurang,” kata Ketua Kelompok Tani Begadon 1, Rokim.

Dia mengatakan, karena kesulitan mendapatkan pupuk subsidi jenis NPK dan Urea sebagian petani terpaksa harus mengunakan pupuk non subsidi.

“Ada sebagian petani yang menggunakan pupuk non subsidi,” katanya, Rabu (17/12/024).

Rokim mengungkapkan dari kelompok tani (poktan) dan gabungan kelompok tani (gapoktan) sebenarnya ada instruksi untuk mengolah kotoran hewan menjadi kompos. Sebab, dari segi manfaat pupuk kompos lebih menyuburkan daripada pupuk kimia.

“Rencana Bu Camat Gayam waktu sosialisasi pupuk minggu kemarin, masing-masing poktan dan gapoktan untuk mengolah kotoran hewan jadi kompos,” katanya.

Data di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, jumlah alokasi pupuk bersubsidi tahun 2024 ini berkurang sebanyak 39.199 ton. Pada tahun 2023 lalu, Bojonegoro mendapatkan jatah pupuk subsidi sebanyak 95.981 ton dengan rincian pupuk Urea 62.390 ton dan NPK 33.591 ton.

Baca Juga :   Sepakati RAB dan Desain Gambar Program Patra Daya 2022

Sementara jatah pupuk subsidi untuk Bojonegoro pada 2024 ini totalnya sebanyak 56.782 ton, untuk jenis NPK 21.499 ton dan Urea 21.499 ton.

Kepala Seksi Pupuk dan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) DKPP Bojonegoro Tatik Kasiati mengatakan, ada sebanyak 203.732 petani calon penerima pupuk subsidi pada tahun 2024 ini.

“Itu jumlah calon petani yang akan menerima pupuk,” katanya.

Untuk diketahui jumlah petani di Kabupaten Bojonegoro, per 2020 tercatat 193.492 orang.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *