SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Campurejo, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menghelat pemberian santunan kepada anak yatim-piatu dan difabel setempat, Senin (14/08/2023).
Acara yang sebelumnya dirangkai pelatihan dan pemberian insentif kepada para tenaga pendidik tersebut bertujuan memperingati HUT ke-78 Kemerdekaan RI.
Kegiatan yang dilangsungkan di Balai Desa Campurejo ini dihadiri oleh Kepala Desa (Kades) Edi Sampurno beserta jajaran perangkat, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Nur Hasyim, serta diikuti oleh 47 anak-anak yatim piatu dan penyandang difabel (different ability) atau berkebutuhan khusus.
Para anak yatim piatu dan difabel tersebut mendapat santunan berupa uang, sembako, dan jajanan. Khusus uang santunan diberikan dalam bentuk buket menyerupai bunga sedemikian rupa kepada para penerima manfaat.

“Buket bunga yang diserahkan ke penerima santunan ini adalah hasil karya para peserta pelatihan yang tadi kami undang,” kata Kades Campurejo, Edi Sampurno kepada SuaraBanyuurip.com.
Kades ring satu ladang minyak dan gas bumi (Migas) yang dikelola Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Sukowati Field ini menambahkan, acara santunan yang digelar ialah lanjutan dari rangkaian pelaksanakan kegiatan setelah pelatihan merangkai buket untuk 117 tenaga pendidik swasta di Desa Campurejo.
Selain memberikan materi pelatihan, Pemdes Campurejo juga memberikan insentif kepada tenaga pendidik non Aparatur Sipil Negara (ASN) berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan pendidik non sertifikasi tersebut.
Kades dua periode ini mengaku, agenda itu digelar rutin setiap tahun guna memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Tetapi karena pada HUT ke-78 RI tahun 2023 kebetulan bertepatan dengan Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) maka kegiatannya disusun sekalian dalam satu rangkaian.

“Meskipun pemberian insentif nilainya tak seberapa, tapi kami tambahkan ketrampilan yang bermanfaat baik untuk mereka sendiri maupun untuk ditransfer ke anak didik. Begitu kepada anak-anak kami yatim piatu dan difabel, mudah-mudahan mereka berbahagia,” ujarnya.
Sementara salah satu tenaga pendidik, Lilik Purwati, mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian dan perhatian Pemdes Campurejo pada nasib dan kapasitas para guru swasta setempat. Tenaga pendidik di salah satu Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) ini merasa mendapat manfaat besar dari pelatihan yang diikuti.
“Alhamdulillah, bisa sangat bermanfaat kalau dikembangkan untuk menambah pemasukan ibu-ibu rumah tangga. Nantinya kan bisa juga ditularkan ke para kader PKK dan ibu-ibu lainnya,” ucapnya.
Peringatan HUT ke-78 RI dan PHBI oleh Pemdes Campurejo ditandai secara simbolis dengan peluncuran balon kebersamaan di depan Pendapa Balai Desa Campurejo.(fin)





