Lestari Pamerkan Produk UMKM Binaan di Stand Bojonegoro Expo

Farhan Ulil (kanan) ketika di stand Lestari Muda Indonesia dalam pameran Bojonegoro Expo 2023.

SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari

Bojonegoro – Lestari Muda Indonesia, turut serta ambil bagian dalam pameran Bojonegoro Expo 2023. Stand milik Organisasi Non Pemerintah atau Ornop ini membawa produk UMKM dampinganya dari 4 desa di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban secara mandiri.

Stand Ornop yang bergerak pada pemberdayaan masyarakat ini tercatat satu-satunya diantara 148 stand lainnya berisi produk-produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), mulai dari pemerintah kabupaten, pemerintan kecamatan, dan para pelaku usaha umum.

“Kami sengaja ikut, karena produk dampingan kami perlu lebih dikenal oleh masyarakat luas, tentu kalau sudah kenal pasti akan menikmatinya,” ujar Person In Charge (PIC) Program UMKM Lestari Muda Indonesia, Farhan Ulil kepada SuaraBanyuurip.com, Minggu (03/09/2023).

Ulil, sapaan akrabnya menjelaskan, dalam stand pameran tersebut pihaknya memamerkan produk keripik binaan di Desa Ngampel, dan produk batik binaan di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas. Lalu produk sangkar burung binaan di Desa Sukorejo, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, dan produk beras sehat binaan di Desa Rahayu, Kabupaten Tuban.

Baca Juga :   Proyek Tanggul Anak Kali Pacal Desa Gondang Rp 1,1 Miliar Diduga Ada Kecurangan

“Kami menyewa 3 booth sekaligus, agar produk dari UMKM binaan kami bisa terpajang semua,” jelasnya.

Berbagai produk UMKM binaan Lestari Muda Indonesia dipajang di stand pameran Bojonegoro Expo 2023.

Ulil mengaku, 3 booth yang disewa itu sengaja didesain dengan nuansa joglo, lengkap dengan fasilitas pelayanan Klinik UMKM. Desain itu adalah replika atas progam pada tahun 2023. Yakni berupa UMKM Center. Tujuannya sebagai wadah pelaku usaha agar dapat bersaing di pasar modern.

“Dengan adanya Klinik UMKM itu harapanya tentu agar bisa membantu pelaku UMKM untuk melengkapi legalitas, berdiskusi terkait marketing, hingga manegement bisnisnya,” beber pemuda berkacamata ini.

Stand Lestari Muda Indonesia ini mendapat apresiasi dari para perajin batik. Ratna salah satunya. Perempuan pelaku UMKM ini bahkan merasa sangat terbantu, karena produknya dipamerankan tanpa perlu ikut serta menjaga stand.

“Lestari ini hebat, anak muda yang punya banyak trobosan, dengan begitu kami fokus di produksi dan teman-teman Lestari yang bertanggung jawab memamerkannya, syukur-syukur kalau laku,” ucapnya. (fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   KKN STAI Attanwir Bojonegoro Jadikan Olahan Pisang Gablok Bernilai Jual

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *