SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro – Kabar dikembalikannya pelaksanaan kegiatan Car Free Day (CFD) ke Alun-alun Bojonegoro direspon positif oleh banyak pihak. Wakil Ketua Muhammadiyah Bojonegoro, H. Sholikin Jamik salah satunya.
CFD yang sebelumnya ditetapkan di Alun-alun Bojonegoro era Bupati Suyoto, sejak Februari 2023 CFD dipindah oleh rezim Anna Muawanah ke lingkup stadion Letjen H. Soedirman.
Menurut Sholikin, pelaksanaan CFD dikembalikan ke Alun-alun Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dari sebelumnya di stadion justru sesuai dengan regulasi yang ada. Perbup Nomor 11 Tahun 2015 tentang Kawasan Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (CFD).
“Kalau sesuai Perbup 11/2015 itu CFD lokasinya ya di Alun-alun Bojonegoro, sudah betul itu,” kata H. Sholikin Jamik kepada SuaraBanyuurip.com, Sabtu (14/10/2023).

Pria yang juga menjabat Panitera Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro itu menilai, selain sudah betul karena pelaksanaan CFD sesuai Perbub, dan dari sisi hukum, pertimbangan yang diambil juga sangat memperhatikan dan mengingat aspirasi publik.
“Di samping untuk kesehatan karena ada pengurangan emisi gas buang, ada pula sarana penguat yaitu penghasil oksigen yang ada di alun-alun,” ujarnya.
Tak hanya pepohonan dinilai rindang, tetapi juga karena alun-alun mudah dijangkau dari seluruh penjuru, dan mudahnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bertumbuh. Maka dalam pandangan dia sangat tidak layak CFD di pindah di stadion yang ada di pinggiran kota.
“Akibatnya jauh dari pengunjung yang membuat UMKM malah tidak tumbuh,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, Sholikin mengapresiasi usulan Wakil Ketua I DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto untuk mengembalikan CFD agar kembali ke alun-alun setempat. Sebab keputusan memindah CFD ke Stadion Letjen H. Soedirman memang tidak didasari dengan pertimbangan strategis dari sudut pandang masyarakat dan penjual UMKM.
“Tapi terlalu dipaksakan oleh penguasa (lama) yang jauh dari mendengar aspirasi masyarakat pengguna CFD dan UMKM,” tuturnya.

Diwartakan sebelumnya, kegiatan Car Free Day (CFD) yang dipindah ke stadion kala rezim Anna Mu’awanah berkuasa, bakal dikembalikan lagi ke alun-alun Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Keterangan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro, Nurul Azizah, merespon keluhan para warga yang disuarakan melalui pimpinan DPRD.
“CFD di alun-alun akan dilaksanakan mulai Minggu, 5 Nopember 2023,” kata Sekda Nurul Azizah, Jumat (13/10/2023).
Pemindahan kegiatan semula dari stadion itu mempertimbangkan hasil rapat dalam Forum Amdal (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan). Kesimpulan itu didapat mengingat masih terdapat pekerjaan perbaikan trotoar di sekitar alun-alun.(fin)





