SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Banjir luapan Sungai Kerjo di Desa/Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur merendam 30 hektare sawah dan dua rumah warga serta jalan poros utama Kecamatan Baureno-Kepohbaru.
Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Ardhian Orianto mengatakan, banjir akibat luapan Sungai Kerjo itu karena hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Baureno dan Kepohbaru.
“Hujan lebat terjadi pada Senin kemarin pukul 16.00 WIB mengakibatkan intensitas air sungai meningkat sehingga meluap ke pemukiman warga,” kata Ardhian kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (30/1/2024).
Dia mengatakan, saat ini air sudah surut sekitar pukul 14.15 siang tadi. Namun, dampak banjir luapan sungai menyebabkan dua rumah warga milik Patemi (62) dan Israwan (49) terendam air dengan ketinggian air 5-10 senti meter (cm).
“Dan untuk warga yang terdampak masih menempati rumahnya. BPBD juga telah menyerahkan bantuan bagi warga yang terdampak,” katanya.

Terpisah Kapolsek Baureno, Iptu Matsuiswanto mengatakan, banjir luapan Sungai Kerjo akibat hujan deras kemarin juga menggenangi area persawahan sekitar 30 hektare yang ditanami padi umur 14 hari.
“Selain itu, Jalan Poros Utama Kecamatan Baureno-Kepohbaru terendam sekitar 2-3 cm dengan panjang 500 meter. Kendati arus lalu lintas masih berjalan lancar dan tidak terjadi kemacetan,” tandasnya.(jk)





