SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Blora – Pemboran pada bidang minyak dan gas bumi (Migas) adalah hal yang kompleks dan berisiko tinggi, karena itu diperlukan tenaga kerja yang terampil dan terlatih untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan efisiensi operasi migas.
Maka PPSDM Migas (Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi) kembali mengadakan pelatihan Pemboran Untuk Operator Lantai Bor (OLB) dan Operator Menara Bor (OMB).
Pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 20-21 Februari 2024, untuk operator perusahaan migas Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan para operator dalam melakukan pemboran Migas.
M. Samsul Hadi Alam, salah satu instruktur di Laboratorium Bor sekaligus pemateri pelatihan, mengajarkan tentang bagian-bagian bor secara teori, praktek, dan cara penggunaannya yang tepat. Ia juga menjelaskan bahwa simulasi rig di PPSDM Migas, namun masih berguna untuk pelatihan.
“Rig ini masih sangat berguna untuk memberikan kita pengetahuan dan keterampilan tentang cara mempraktekkan penggunaannya secara langsung. Alat ini masih sangat berguna juga untuk pelatihan, kunjungan dari universitas dan sekolah, serta untuk PKL,” kata M. Samsul Hadi Alam.
“Sangat penting ya, bagi kita tenaga kerja migas untuk melakukan pelatihan dengan praktek secara langsung pada rig untuk mengetahui bagian-bagiannya, agar mampu meminimalisir kesalahan dan kecelakaan kerja,” ungkapnya saat memberikan materi di kelas dengan memperlihatkan rig secara langsung.
Samsul menambahkan, di rig yang PPSDM Migas miliki, peserta dapat melihat dan mempelajari bagian – bagian rig seperti drawwork, crown block, travelling block, link, elevator, drilling line dan beberapa peralatan lainnya.(suko/Adv)





