Gebyar Kembang Api Tandai Penutupan UKM P2J Unigoro

UKM Universitas Bojonegoro.
UKM Universitas Bojonegoro menggelar kegiatan malam puncak pengabdian masyarakat, gebyar kembang api menandai penutupan UKM P2J Unigoro.

SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko

Bojonegoro – Organisasi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kegiatan malam puncak pengabdian masyarakat yang bertema “Menapaki Jejak Dedikasi untuk Negeri”. Gebyar kembang api menandai ditutupnya program pengabdian masyarakat (Pengmas) yang diinisiasi UKM Penelitian, Pengabdian, dan Jurnalistik (P2J) Unigoro pada Rabu malam (28/2/2024).

Hadir dalam malam puncak acara, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Rektor Unigoro, beserta pejabat struktural kampus, para dosen pembimbing/pendaping serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Arief Januarso mengatakan, kegiatan UKM ini akan diperpanjang lebih lama ke depannya. Tidak lagi hanya tiga hari.

“Saya apresiasi kegiatan mahasiswa melalui UKM P2J turun di masyarakat mengabdi. Namun, menurut saya masih terlalu sedikit waktunya. Ke depan akan ditambah lagi masa pengabdiannya,” kata Mas Ayik, sapaan akrabnya.

Sementara itu, Ketua Umum UKM P2J Unigoro, Ahmad Izza Utomo menjelaskan, bahwa kegiatan ini pertama kali organisasi UKM P2J yang dipimpinnya menggelar malam puncak pengabdian masyarakat. Selain untuk menandai penutupan, tujuan lainnya adalah untuk melaporkan hasil output (luaran, Red) dari kegiatan tersebut.

Baca Juga :   Masuk Peringkat Kampus Terbaik Dunia, Inilah Profil Universitas Bojonegoro

“Alhamdulillah dalam kegiatan pengabdian masyarakat UKM P2J Unigoro periode 2023/2024 berhasil mempublikasikan lima artikel ilmiah di jurnal SINTA 4, satu buku ber-ISBN untuk special moment Dies Natalis Unigoro ke 43 tahun, serta menerbitkan satu majalah dari UKM P2J,” terangnya.

Seluruh pihak yang hadir menyampaikan apresiasi khusus kepada UKM P2J Unigoro yang berhasil mengemas kegiatan pengabdian masyarakat layaknya KKN (kuliah kerja nyata). Terlebih masyarakat juga merasakan banyak manfaat dari program ini.

Ada lima titik lokasi pengabdian yang dilaksanakan pada 30 Januari hingga 1 Februari 2024. Yakni Desa Setren, Kecamatan Ngasem; Desa Tulungagung, Kecamatan Malo; Desa Panemon, Kecamatan Sugihwaras; Desa Hargomulyo, Kecamatan Kedewan.

“Dan Desa Ngrenjeng, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban,” ujarnya dalam surat elektronik yang diterima SuaraBanyuurip.com, Kamis (29/02/2024).

Dijelaskan, sebelum terjun langsung menjalani pengabdian ke lokasi, mereka telah lebih dulu mempelajari situasi dan kondisi desa tersebut. Izza menambahkan, usai pengabdian masyarakat periode ini berakhir, UKM P2J Unigoro juga telah menyiapkan beberapa agenda lain.

Baca Juga :   4 Siswa SD di Tuban Unas di Rumah Sakit

“Dalam waktu dekat ini, kami akan melaksanakan Safari Ramadan. Yang mana anggota UKM P2J Unigoro akan bersafari ke masjid atau mushola yang ada di beberapa desa,” pungkas mahasiswa semester enam prodi ekonomi pembangunan Unigoro ini.(sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Google News SUARA BANYUURIP
» dan Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *