SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Bojonegoro menyebutkan bahwa pihaknya tidak akan membuka penjaringan bakal calon bupati (Bacabup) dan wakil bupati (Bacawabup) dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024. Sebab tidak disarankan perihal penjaringan tersebut dari DPP Golkar.
Ketua DPD Golkar Bojonegoro, Hj. Mitroatin mengatakan, kepastian tersebut merujuk pada hasil keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar. Dalam keputusan itu DPD Golkar Bojonegoro tidak disarankan untuk membuka penjaringan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro mendatang.
“Saran tersebut tertuang dalam surat yang kami terima dari pusat, untuk Kabupaten Bojonegoro kami disarankan untuk tidak membuka penjaringan,” kata Mitroatin kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (02/05/2024).
Meksi begitu pihaknya masih melakukan survei di wilayah Kabupaten Bojonegoro dengan menggandeng Lembaga Survei Indonesia (LSI) untuk menentukan sosok yang tepat dicalonkan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro periode 2024-2029.
Survei yang dilakukan DPD Partai Golkar Bojonegoro sendiri tidak hanya melihat kader partai sendiri, tetapi melihat pula dari partai lain maupun tokoh lain.
“Hasil dari survei yang dilakukan akan tetap kami pertimbangkan elektabilitasnya, meskipun dari hasil survei tidak mergerucut ke kader kita sendiri,” tandas perempuan yang menjabat Wakil Ketua III DPRD Bojonegoro.(fin)





