SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Anggaran untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur akhirnya cair 100 persen. Totalnya sebesar Rp81 miliar.
Dana tersebut merupakan hibah dari Pemkab Bojonegoro yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2023 dan APBD 2024.
Ketua KPU Bojonegoro, Fatkhur Rohman mengatakan, bahwa dana hibah untuk Pilkada Bojonegoro 2024 total sebanyak Rp81 miliar telah masuk ke rekening KPU Bojonegoro seluruhnya.
“Betul, dana hibah Pilkada Bojonegoro cair 100 persen belum lama ini,” katanya kepada Suarabanyuurip.com saat dikonfirmasi, Senin (06/05/2024).
Adapun rinciannya, sebanyak 40 persen atau Rp32 miliar dana hibah itu telah cair akhir 2023 lalu. Sementara sebanyak 60 persen atau Rp49 miliar, baru cair dan diterima pihaknya belakangan ini.
Dana Pilkada Bojonegoro yang telah cair seluruhnya ini tentu bakal memperlancar berlangsungnya tahapan-tahapan Pilkada Bojonegoro 2024. Antara lain untuk membayar honor serta operasional para anggota badan ad hoc yang dinaungi KPU Bojonegoro.
“Keperluan membayar honor dan operasional badan ad hoc ini yang terbanyak, yakni yang tergabung dalam Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), hingga KPPS,” beber alumnus Unair ini.
Sementara Penjabat (Pj) Bupati Bojonegoro Adriyanto berharap, supaya dana hibah dari Pemkab Bojonegoro kepada KPU Bojonegoro guna penyelenggaran Pilkada Bojonegoro 2024 dipergunakan sebagaimana mestinya.
“Diharapkan anggaran (dana hibah Pilkada Bojonegoro 2024) yang telah dikucurkan itu dapat dimanfaatkan dengan baik,” tandas pria asal Palembang, Sumatra Selatan ini.(fin)





