SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Gairah masyarakat Bojonegoro, Jawa Timur dalam mendukung syarat pencalonan bakal calon bupati (bacabup) jalur perseorangan atau independen terhadap Nurul Azizah terlihat menggelegak. Terbukti ratusan ribu pernyataan dukungan mengalir kepada perempuan asli Bojonegoro ini.
“Saat ini sekitar 110.000 pernyataan dukungan dilampiri KTP untuk Bu Nurul terdata digalang para relawan,” kata Hamida Hayati mewakili Nurul Azizah kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (12/05/2024).
Jumlah dukungan tersebut sudah sesuai dengan persyaratan dalam aturan KPU, karena tersebar di 28 kecamatan se-Kabupaten Bojonegoro. Selain itu minimal banyaknya jumlah dukungan bahkan juga sudah sangat jauh terlampaui.
Sebab jumlah syarat minimal dukungan adalah 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau minimal mendapat 67.200 dukungan yang tersebar di 50 persen jumlah kecamatan atau 15 Kecamatan.
Ketua KPU Bojonegoro, Fatkhur Rohman mengatakan, aturan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KPU Nomor 532 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pemenuhan Syarat Dukungan Pasangan Calon Perseorangan dalam Pilkada 2024.
“Pelaksanaan pemungutan suara nanti pada 27 November 2024,” ujarnya.
Sementara itu, mantan Ketua DPRD Bojonegoro, H. Anwar Sholeh mengaku, turut berbangga atas melimpahnya dukungan kepada Nurul Azizah. Sebab dengan begitu pilbup pilwabup mendatang tidak hanya akan diikuti oleh satu pasangan calon (paslon).
“Karena jika Pilkada hanya diikuti oleh satu paslon, maka telah terjadi tragedi dan pembunuhan politik. Sebab dari yang saya tahu, terkesan pintu-pintu partai-partai ini sudah dikuasai agar hanya ada satu paslon. Terus kita mau pilih siapa?” tandasnya mempertanyakan.(fin)




