SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Kendati sesekali masih turun hujan, ternyata Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah memasuki musim kemarau sejak awal bulan ini. Dan puncaknya diprediksi bakal berada di bulan Agustus mendatang.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Tuban, Zem Irianto Padma mengatakan, bahwa Kabupaten Bojonegoro telah mulai memasuki musim kemarau pada awal Mei 2024.
Pria yang karib disapa Zem ini menyebutkan, sejak awal hingga akhir Mei 2024 ini jumlah curah hujan di Kabupaten Bojonegoro selalu kurang dari 50 mm per dasarian atau sepuluh hari.
“Kondisi itu menjadi indikasi bahwa wilayah Bojonegoro sudah memasuki musim kemarau,” kata pria asal Jayapura ini kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (31/05/2024).
Sesuai prakiraan musim kemarau yang sedang terjadi di Kabupaten Bojonegoro ini akan berlangsung hingga lima bulan kedepan atau sampai dengan bulan September 2024.
“Sedangkan puncak musim kemarau diperkirakan jatuh bulan Agustus 2024,” tandas mantan Kepala Seksi Observasi BMKG Stasiun Meteorologi Juanda itu.(fin)





