PDI Perjuangan dan Perindo Usung Teguh – Farida dalam Kontestasi Pilkada Bojonegoro 2024

Bapaslon Teguh - Farida diiringi pengusung dari PDI Perjuangan dan Perindo saat daftar di KPU Bojonegoro.
Bapaslon Teguh - Farida diiringi pengusung dari PDI Perjuangan dan Perindo saat daftar di KPU Bojonegoro.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah bakal berhadapan dengan Teguh Haryono – Farida Hidayati dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Pasalnya beberapa saat setelah berkas pencalonan Wahono – Nurul atau Wan-Nur diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis (29/08/2024) sore, Teguh – Farida hadir mendaftarkan diri sebagai Bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro di KPU setempat.

Kedua pasang bakal calon pemimpin di kabupaten penghasil minyak dan gas bumi (Migas) ini diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Perindo. PDI Perjuangan diketahui memilik 6 kursi legislatif dengan jumlah suara sebanyak 81.849 suara. Sedangkan Perindo memiliki 11.175 suara.

Meski terkesan mendadak mendaftar, namun pria yang berdomisili di Desa Nglumber, Kecamatan Kepohbaru ini menepis citra tersebut. Ia kemudian membuat analogi peristiwa politik yang dijalaninya itu dengan peristiwa kelahiran bayi.

“Kata orang, bayi itu dikandung selama 9 bulan sepuluh hari, tapi kapan lahirnya kan tidak ada orang yang tahu, semua tidak mendadak, hanya mungkin tidak dilihat, jadi ini tidak mendadak,” elaknya.

Baca Juga :   Bawaslu Bojonegoro Buka Lowongan 430 PKD untuk Pilkada 2024
Bapaslon Teguh - Farida.
Bapaslon Teguh – Farida usai serah terima berkas di KPU Bojonegoro.

Disinggung mengenai pencalonannya apakah berdasar perintah dari DPP PDI Perjuangan ataukah kemauan dia sendiri yang mendapat persetujuan DPP PDI Perjuangan. Teguh menegaskan, bahwa hal itu harus dipahami adanya tata politik di Indonesia. Yakni melalui partai.

“Maka ketika partai politik memberi kesempatan saya maju, saya bertanya siapa wakilku?. Jadi sekali lagi ini adalah kontestasi calon bupati dan calon wakil bupati,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Partai Perindo Bojonegoro, H. Supaat mengaku, bergabung mengusung PDI Perjuangan sebab mentaati perintah DPP Perindo dan menindaklanjutinya.

“Sebetulnya kalau di kami dadakan, tapi di tingkat DPP sebetulnya sudah terjalin komunikasi, dan semuanya sudah klir,” terangnya.

Sementara Ketua KPU, Robby Adi Perwira membenarkan pihaknya telah menerima pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati yakni Teguh Haryono berpasangan dengan Farida Hidayati. Keduanya diusung gabungan partai politik dari PDI Perjuangan dan Perindo.

“Dari hasil verifikasi, dokumen persyaratan pasangan Teguh Haryono dan Farida Hidayati sudah kami terima,” tandasnya.(fin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *