SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bojonegoro, Jawa Timur bakal mengubah format debat pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati setelah terjadi insiden di debat pertama. Namun, KPU belum membeberkan format debat publik pemilihan kepala daerah (Pilkada) baru tersebut.
“Kami akan segera menggelar rapat koordinasi dengan kedua tim paslon untuk menawarkan format debat baru,” kata Ketua KPU Bojonegoro, Robby Adi Perwira, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (24/10/2024).
Dia mengatakan, perubahan format debat tentu apabila sudah selesai dibahas bisa disetujui kedua belah pihak baik ketua tim paslon 01 maupun tim paslon 02. Harapannya debat selanjutnya akan digelar bisa berjalan kondusif.
“Untuk debat pada Sabtu (19/10/24) malam lalu kondisinya sudah tidak memungkinkan dilanjutkan. Karena itu saya memohon maaf kepada masyarakat Bojonegoro,” ujarnya.
Namun, KPU Bojonegoro belum menyampaikan perubahan format debat yang nantinya ditawarkan kedua tim paslon tersebut.
Sementara Komisioner KPU Bojonegoro Divisi Teknis Penyelenggaraan, Ariel Sharon, juga belum dapat menyampaikan apakah debat publik akan dilanjutkan ke tahapan debat kedua atau ada debat lanjutan dari debat pertama yang gagal.
“Nanti tunggu informasi resmi dari KPU Bojonegoro,” tandasnya.(jk)





