SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Yayasan Mannah sukses menggelar sosialisasi program Mannah Antar Sekolah Kedinasan (Mase) di Aula SMA Negeri 2 Bojonegoro, Selasa (10/12/2024). Kegiatan yang diikuti 150 siswa dari kelas 12 beserta para guru pendamping ini bertujuan untuk membuka wawasan siswa tentang peluang dan proses menuju pendidikan kedinasan.
Sekretaris Yayasan Mannah, Ahmad Shodikin mengatakan, siswa mendapatkan penjelasan mengenai tahapan seleksi, persyaratan, hingga peluang karir di sekolah kedinasan di Indonesia. Kegiatan ini, juga dirancang untuk memberikan motivasi kepada para peserta agar lebih percaya diri dan siap menghadapi tantangan menuju pendidikan kedinasan.
“Kami berharap program Mase ini dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk memahami lebih dalam mengenai pendidikan kedinasan,” katanya.
Dewan Guru SMA Negeri 2 Bojonegoro, Septi mengapresiasi atas inisiatif Yayasan Mannah yang menggelar kegiatan ini.
“Program seperti ini sangat membantu siswa kami untuk lebih terarah dalam merencanakan pendidikan mereka di masa depan,” katanya.
Salah satu siswa kelas 12 SMAN 2 Bojonegoro, Zalwa Silvina Andhini mengatakan, kagiatan ini sangat bermanfaat bagi siswa yang masih bingung menentukan langkah setelah lulus.
“Saya jadi lebih termotivasi untuk mencoba masuk sekolah kedinasan,” ujarnya.
Untuk diketahui Yayasan Mannah adalah yayasan sosial yang bergerak di bidang pendidikan dan pengembangan talenta yang didirikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno dan adik kandungnya, Setyo Wahono pada tahun 2014 di Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro.(jk)





