Pertamina EP Sukowati Pilih MIN 1 Bojonegoro untuk Studi Tiru Pendidikan Berbasis Lingkungan

Studi tiru Pertamina EP Sukowati
STUDI TIRU : Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro Abdul Wahid, bersama Kepala MIN 1 Bojonegoro, Murtadlon dan Kepala MI Manbaul Ulum Plosolanang, Campurejo. Tampak perwakilan Pertamina EP Sukowati, Aditya Irma.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Operator lapangan minyak dan gas bumi (migas) Blok Tuban, PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Sukowati Field, memilih Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bojonegoro menjadi tuan rumah kegiatan studi tiru. Agenda itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pendidikan berbasis lingkungan.

Kalender ini diadakan sebagai bagian dari Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Pertamina EP, yang berkomitmen untuk mendukung pendidikan dan kesadaran lingkungan di kalangan generasi muda.

Kepala MIN 1 Bojonegoro, Murtadlon, S.Pd., menyambut baik dan menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memilih sekolahnya sebagai contoh dalam kegiatan ini. Pihaknya merasa terhormat atas kepercayaan yang diberikan.

“Ini merupakan langkah penting dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan siswa,” ujarnya.

Sementara Kepala MI Plosolanang, Ilham Soliq, yang melakukan lawatan studi tiru ini berharap, hal ini dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya. Pun teriring asa agar tidak hanya berhenti di sini.

“Tetapi dapat berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pendidikan lingkungan di seluruh madrasah,” harapnya.

Baca Juga :   Pertamina Hulu Rokan Temukan Hidrokarbon di Sumur Eksplorasi Anggrek Violet

Terpisah, Manajer Sukowati Field, Arif Rahman Hakim menjelaskan, bahwa kegiatan Studi Tiru ini merupakan bagian dari upaya Pertamina EP untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik dan mendorong implementasi program sekolah berbasis lingkungan.

“Kami berkomitmen untuk mendukung kegiatan-kegiatan yang berfokus pada pendidikan lingkungan. Ini adalah langkah awal yang baik untuk menciptakan generasi yang peduli terhadap lingkungan,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (19/02/2025).

Sedangkan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Abdul Wahid, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan terima kasih kepada Pertamina atas dukungannya. Ia sangat mengapresiasi kerjasama ini.

Sebab dengan semangat kolaborasi yang ada, diharapkan Studi Tiru ini dapat menjadi momentum bagi peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan masyarakat, serta mendorong upaya bersama dalam menjaga kelestarian alam.

“Semoga ke depan, kita dapat terus bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ungkapnya.(fin)

 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait