Bangga Bupati Setyo Wahono dan Wabup Nurul Azizah, Ini Harapan Pekerja Pabrik Rokok

Ketua PC FSP RTMM – SPSI Kabupaten Bojonegoro, Anis Yuliati foto bersama Wabup Bojonegoro Nurul Azizah ketika masih menjabat Sekda.
Ketua PC FSP RTMM – SPSI Kabupaten Bojonegoro, Anis Yuliati foto bersama Wabup Bojonegoro Nurul Azizah ketika masih menjabat Sekda.(dok.anis)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Bangga dan bahagia, demikian ungkapan dari seluruh pemilih Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Wahono dan Nurul Azizah. Karena keduanya telah dilantik pada 20 Februari 2025. Salah satu kebanggaan ini datang dari para buruh pabrik rokok, sekaligus mereka sampaikan sejumlah harapan.

Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC FSP RTMM – SPSI) Kabupaten Bojonegoro, Anis Yuliati, mengemukakan tentang dukungan besar yang diberikan para buruh kepada pemimpin daerah periode 2025-2030 tersebut.

“Intinya buruh sangat mendukung terpilihnya Bupati dan Wabup Bojonegoro periode 2025 -2030 dan sangat berharap beliau berdua bisa membuat Bojonegoro semakin maju,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (21/02/2025).

Asa berikutnya, Duet Wannur (akronim Wahono – Nurul) ia uraikan ialah mengenai tingkat pengangguran terbuka yang dapat berkurang dari visi misi kedua tokoh tersebut. Terutama ketersediaan lapangan pekerjaan bagi kaum laki-laki.

Neng Anis, begitu ia disapa memperhatikan lapangan kerja untuk laki-laki hendaknya dapat ditambah, karena dalam pendapatnya, kaum perempuan sangat banyak terserap oleh pabrik rokok.

Baca Juga :   Mayoritas Calon Tunggal Menang Mutlak

“Kaum perempuan sudah banyak terserap oleh pabrik rokok yang hampir sekitar 30 perusahaan rokok,” ujar Anis.

Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Wabup Bojonegoro, Nurul Azizah.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Wabup Bojonegoro, Nurul Azizah.

Single parent ini menilai, selain infrastruktur, tingkat pengangguran pun patut untuk dipikirkan, begitu pula terhadap nasib buruh agar diperhatikan. Termasuk untuk hak-hak para buruh dimohon diberikan secara menyeluruh.

“Jujur beliau berdua sebelum menjabat pun sudah kami datangi dan mendukung buruh rokok sebagai pekerja wanita terbesar di Bojonegoro,” bebernya.

Perempuan ahli K3 Umum (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) ini pun menyuarakan perihal Surat Keputusan (SK) Bupati tentang Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Di mana pihaknya telah dilibatkan dalam pembahasannya. Sehingga harapannya ke depan turut dilibatkan pula ketika pemimpin baru membahas kebijakan serupa.

“DBHCHT pun kemarin kami juga diikut sertakan untuk membahas,” tandasnya.

Untuk diketahui, Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Wahono telah tiba di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jumat (21/2/2025), sekitar pukul 15.00 WIB. Kepala daerah penghasil migas ini akan mengikuti rangkaian kegiatan retret atau pembekalan yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) hingga sepekan kedepan.

Baca Juga :   Bhinnasrantaloka: Filosofi Kemakmuran Masyarakat Bojonegoro

“Iya benar. Tadi tiba langsung registrasi. Mohon doanya semoga saya bisa diberi kesehatan dan bisa mengikuti rangkaian kegiatan retret dengan lancar,” kata Bupati Setyo Wahono.

Bupati Wahono akan mengikuti retret bersama ratusan kepala daerah mulai 21-28 Februari 2025. Mereka akan mengikuti kegiatan yang dimulai dengan apel pagi dan berolahraga, dilanjutkan mengikuti berbagai materi pada siang hingga malam hari.

Sementara Wabup Bojonegoro, Nurul Azizah, telah mulai menjalankan tugas hari ini sejak tiba dari Jakarta. Wabup perempuan kali pertama dalam sejarah di Bojonegoro ini juga akan langsung tancap gas pada besok Senin (25/02/2025) sejak pukul 07.15 WIB.

“Senin mas saya mulai tancap gas sejak pukul 7.15 WIB nggih (ya),” tegasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait