Pemkab Bojonegoro Lanjutkan Kembali Angkutan Pelajar Gratis di 2025

Angkutan gratis pelajar
GRATIS : Wabup Bojonegoro Nurul Azizah pimpin peluncuran kembali program Pemkab Bojonegoro, Angkutan Pelajar Gratis di halaman Pendapa Malowopati.

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, melanjutkan kembali program Angkutan Pelajar Gratis. Sebelumnya program ini sempat terjeda sebab anggaran. Peluncuran kembali program ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah di halaman Pendapa Malawapati, Kamis (06/03/2025).

Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Bojonegoro melalui Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Darat dan Sungai, Muhammad Aris Hidayatullah mengatakan, sebanyak 91 unit Mobil Penumpang Umum (MPU) akan kembali beroperasi sebagai armada angkutan gratis pelajar pada tahun 2025. MPU tersebut disediakan untuk melayani lebih kurang 1.500 pelajar.

“(datanya) Masih sama dengan tahun lalu, jadi sementara belum ada tambahan, baik jumlah pengguna maupun armada. (bersamaan) Sambil melihat data harian ke depan, apakah penggunanya bertambah atau sama dengan tahun lalu,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (06/03/2025).

Begitu pula rute layanan program masih tetap sama, yaitu 4 rute, terdiri Jalan Raya Bojonegoro-Baureno, Jalan Raya Bojonegoro-Padangan, Jalan Raya Bojonegoro-Temayang, dan seputar Perkotaan Bojonegoro.

“Rute pelayanannya masih sama dengan tahun 2024 lalu,” bebernya.

Baca Juga :   Peminat Tinggi, Pemkab Bojonegoro Tambah Tiga Rute Baru Angkutan Pelajar Gratis

Sementara Wabup Nurul Azizah mengatakan, bahwa re-launching ini merupakan tindak lanjut dari program Presiden Prabowo Subianto. Sebab terdapat dalam Asta Cita di mana dalam meningkatkan SDM unggul perlu adanya suatu inovasi di dalam percepatan pendidikan bagi anak-anak.

Terkait hal itu, ada salah satu inovasi di Bojonegoro yang diwujudkan pada bulan Oktober-Desember tahun 2024. Ini berupa program Angkutan Pelajar Gratis. Saat itu biayanya menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim. Tetapi di tahun 2025 ini, telah menggunakan APBD. Besarannya senilai Rp7,4 miliar.

“Dengan adanya program ini dapat memberikan manfaat anak sekolah berangkat tepat waktu, mengindari kecelakaan, dan orang tua merasa tenang saat anak dalam perjalanan,” ujar Nurul Azizah.

Perempuan asli Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander itu menambahkan, program ini merupakan suatu upaya dalam menciptakan kondisi menuju Indonesia emas, maka program sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi program prioritas.

“Selain itu, program ini bisa membuat disiplin dan efektivitas belajar, mengurangi kepadatan lalu lintas, serta mengurangi angka kecelakaan khususnya anak usia pelajar,” tandasnya.

Baca Juga :   Uji Coba Angkutan Gratis Gagasan Dishub Bojonegoro Masih Berlangsung, untuk Siapa?

Terpisah, Pengawas Satuan Pelayanan (Satpel) Terminal Type A Rajekwesi Bojonegoro, Budi Sugiarto menyatakan apresiasinya atas diluncurkannya kembali program ini. Ia mengaku sangat mendukung program yang sangat bermanfaat, baik dari sisi pelajar maupun dari sisi pengusaha angkutan umum.

“Karena (program angkutan pelajar gratis) bisa meramaikan terminal, sekaligus untuk mendongkrak gairah pengusaha angkutan umum jenis elf yang selama ini sangat lesu,” ungkapnya.

Terlebih salah satu syarat angkutan pelajar gratis harus memenuhi persyaratan administrasi dan syarat teknis laik jalan, maka ia menilai, secara otomatis pengusaha angkutan umum akan membuat kendaraannya menjadi layak operasional kembali.

“Operasional angkutan pelajar gratis disesuaikan dengan rute yang dilayani yaitu, berangkat sekolah pagi mulai pukul 05.00-08.00 WIB, sedangkan untuk pulang sekolah pukul 11.00-16.00 WIB,” tandasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait