SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Organisasi pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Sukosewu, Cabang Bojonegoro, Pusat Madiun membagikan takjil kepada ribuan pengguna jalan Poros Umum Kecamatan (PUK) Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (27/03/2025).
Aksi ini tak hanya berlandaskan semangat kebersamaan, tetapi juga didorong ruh kolaborasi guna pemberdayaan terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Warga PSHT dari dua rayon atau organisasi tingkat desa, yakni Rayon Sukosewu dan Rayon Klepek ikut serta dalam agenda ini.
Komplek Yayasan Al-Abror dipilih sebagai titik untuk berbagi takjil. Lebih dari seribu paket takjil diberikan kepada pengguna jalan, masyarakat sekitar, serta mereka yang membutuhkan.
Ketua PSHT Rayon Sukosewu, Abrori mengatakan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga upaya nyata dalam memberdayakan ekonomi masyarakat. Sebab takjil yang dibagikan merupakan hasil pembelian dari pelaku UMKM lokal, sebagai bentuk dukungan PSHT terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan suci ini dengan masyarakat. Selain itu, dengan membeli takjil dari UMKM, kami berharap dapat membantu meningkatkan pendapatan mereka di tengah kondisi ekonomi yang sedang sulit,” kata Abrori kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (27/3/2025).
Selain berbagi takjil, kedua Rayon (Sukosewu-Klepek) yang bernaung di bawah PSHT Ranting Sukosewu itu juga mengadakan buka puasa bersama yang diikuti oleh anggota, warga sekitar, serta para pelaku UMKM yang terlibat. Suasana keakraban dan kebersamaan terasa erat dalam momen ini, sejalan dengan nilai-nilai persaudaraan yang dijunjung tinggi oleh PSHT.
Ketua PSHT Ranting Sukosewu, Sukirno, mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh anggotanya, terlebih soal dukungan terhadap UMKM di tengah terpaan badai resesi ekonomi yang terjadi.
“Kegiatan ini menurut saya merupakan aplikasi dari falsafah Memayu Hayuning Bawana, PSHT hadir di tengah masyarakat untuk turut andil menciptakan keindahan dan keseimbangan pada situasi apapun,” bebernya.
Kegiatan sosial ini juga diakui oleh salah satu pedagang UMKM Sukosewu, Sugiharti. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas inisiatif ini.
“Kami sangat terbantu dengan kegiatan ini. Adanya pembelian takjil dalam jumlah banyak dari PSHT benar-benar meringankan beban kami dan memberikan semangat untuk terus berusaha,” ujarnya.
Kegiatan berbagi takjil dan berbuka bersama ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berkontribusi dalam membantu sesama, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini.
PSHT Rayon Sukosewu berkomitmen untuk terus melakukan aksi sosial serupa di masa mendatang, sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat dan persaudaraan tanpa batas.(fin)





