Mudik Medhayoh Bojonegoro, Wisata Geopark Kayangan Api Menjadi Pilihan Ratusan Pengunjung

Wisata kayangan api
MUDIK MEDAYOH BOJONEGORO : Ratusan pengunjung sedang menikmati liburan di Wisata Geopark Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

SuaraBanyuurip.com – Sasongko

Bojonegoro – Sejak H+3 lebaran idulfitri 1446 Hijriyah hingga kini objek wisata Geopark Kayangan Api di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur menjadi pilihan ratusan pengunjung untuk berlibur bersama keluarga di wisata yang terletak di tengah hutan jati tersebut.

Ratusan pengunjung yang datang tidak hanya warga masyarakat Bojonegoro saja, melainkan dari luar Bojonegoro. Seperti, Tuban, Lamongan, Madiun, Surabaya, Jawa Timur, dan dari Blora, Jawa Tengah.

Petugas wisata Geopark Kayangan Api, M. Cuk Darmono mengatakan, bahwa sejak H+3 lebaran tahun ini wisata Kayangan Api menjadi destinasi ratusan pengunjung untuk berlibur bersama keluarga dalam setiap harinya.

Air blekutuk kayangan api
Para pengunjung sedang melihat air blekutuk di wisata geopark kayangan api.

“Sejak H+3 lebaran hingga hari ini pengunjung meningkat, setiap harinya lebih dari 500 orang datang berlibur di Kayangan Api,” kata Cuk Darmono kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (04/04/2025).

“Kalau hari-hari biasa hanya sekira 100 sampai 200 pengunjung saja. Itupun hanya pada hari minggu, ” lanjutnya.

Baca Juga :   KKKS Migas Disarankan Hitung Emisi Karbon Agar Program Lingkungan Tepat Sasaran

Pria ramah ini menambahkan, fasilitas di wisata kayangan api telah lengkap. Baik Mushola, MCK, maupun mainan anak-anak dan lain sebagainya. Sehingga pengunjung bisa nyaman dalam berlibur dengan keluarga.

Wisata kayangan api
Petugas wisata geopark kayangan api, Cuk Darmono sedang memberi panduan kepada pengunjung saat masuk lokasi wisata kayangan api.

“Pengunjung yang datang selain dari warga Bojonegoro, juga ada yang dari Lamongan, Tuban, Surabaya, Madiun, dan Blora. Untuk tiket masuk per orang Rp 7.500. Sedangkan untuk parkir, per sepeda motor Rp2.000, Mobil Rp3.000,” imbuhnya.

Salah satu pengunjung, Pudjiastuti mengaku, dalam setiap tahunnya baik pada tahun baru maupun lebaran selalu mengunjungi wisata api abadi Kayangan Api untuk berlibur bersama keluarga. Dipilihnya Kayangan Api, selain melihat api abadi dan air blekutuk, lokasinya rindang penuh dengan pohon jati dan tumbuhan lainnya sehingga menjadikan suasananya sejuk dan menyenangkan.

“Apalagi sekarang jalannya sudah bagus memudahkan pengunjung masuk lokasi wisata kayangan api. Ditambah suasananya indah dan sejuk jadi nyaman dibuat berlibur bersama keluarga,” tandas perempuan asal Surabaya ini.(ko)

Pos terkait