Kebutuhan Tinggi, PGN Pasok Gas Bumi ke RS Panti Wilasa Citarum Semarang

PGN Semarang
Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono dan tim saat melaksanakan seremonial gas in ke Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum, Semarang.(ist/pungki untuk arifin)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Semarang — Kebutuhan gas bumi di Rumah Sakit (RS) Panti Wilasa Citarum, di Kelurahan Mlatiharjo di Kecamatan/Kota Semarang dikabarkan cukup tinggi. Guna memenuhi kebutuhan gas bumi, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) mulai memasok gas bumi ke rumah sakit di wilayah Jawa Tengah tersebut.

Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono mengatakan, pemberian pasokan itu untuk mendukung kebutuhan gas bumi di RS Panti Wilasa Citarum yang cukup tinggi. Pasokan itu merupakan penyaluran yang ke dua di Semarang.

“Pemakaian sebulan estimasinya 1.000 – 2.000 matrik ton yang kami suplai dari sumur Kepodang yang pastinya pasokan akan selalu aman dan lancar digunakan,” kata Sugianto dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com, Senin (12/5/2025).

Penggunaan gas bumi PGN, lanjut dia, memiliki kelebihan dibandingkan jenis bahan bakar lain dari sisi harga yang lebih kompetitif hingga lebih aman.

Kelebihan dari sisi harga adalah lebih kompetitif di banding bahan bakar lain. Kemudian sisi keamanan lebih aman karena berat jenisnya lebih ringan dari udara, apabila terjadi kebocoran gas bumi akan langsung naik atau menguap ke udara sehingga lebih aman.

Baca Juga :   PGN Wujudkan Keandalan Infrastruktur dan Transformasi Ekonomi Hijau

“Kami juga memberikan semacam zat yang bisa tercium oleh petugas apabila terjadi kebocoran gas di area,” imbuhnya.

Dijelaskan, PGN juga memberikan kemudahan bagi masyarakat ataupun industri yang akan menggunakan gas bumi. Saat ini jumlah pelanggan rumah tangga telah mencapai 18.000 orang dan 42 pelanggan industri, dan ditargetkan akan terus bertambah.

“Target dengan jaringan pipa yang terus kita kembangkan di Kota Semarang, kita akan menyasar baik pelanggan rumah tangga, pelanggan kecil, restoran, hotel dan rumah sakit. Ke depan akan ada rumah sakit ketiga terbesar yakni Rumah Sakit Kariadi di akhir tahun ini,” jelasnya.

Sementara penyaluran gas pertama kali atau gas in ke RS Panti Wilasa Citarum dilakukan oleh Area Head PGN Semarang, Sugianto Eko Cahyono yang disaksikan Direktur Rumah Sakit berkenaan, drg. Kriswidiati M.Kes, pada 2 Mei 2025 lalu.

drg. Kriswidiati M.Kes menyampaikan, gas bumi PGN itu akan digunakan untuk mendukung kelancaran operasional rumah sakit yang memiliki jumlah pasien yang cukup tinggi di Semarang.

Baca Juga :   PGN Kebut Bangun Proyek Strategis 2025, Jaringan Gas Bumi Prioritas

Adapun jumlah pasien rawat jalan saat ini telah mencapai 1.100 pasien, sedangkan pasien rawat inap ada sebanyak 100 – 150 orang per hari.

“Harapannya dengan penggunaan gas bumi PGN pastinya lebih efisien, efektif dan aman bagi lingkungan sekitar,” tandasnya.(fin/adv)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait