SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Mediyunan, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur meminta Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Bojonegoro segera memperbaiki tiang listrik yang nyaris roboh dibeberapa titik di wilayah desa yang dipimpinya sebelum memakan korban.
Mengingat tiang listrik tersebut terancam roboh kapan saja karena kondisinya sudah sangat miring. Apalagi letaknya di pinggir jalan lingkungan sehingga sangat membahayakan warga saat lewat di bawahnya.
“Warga banyak yang mengeluh dan cemas, karena khawatir kalau tiang listrik tiba-tiba roboh, jaringannya menimpa rumah dan warga pas lewat jalan lingkungan tersebut. Apalagi saat ini masih sering turun hujan,” kata Kepala Desa (Kades) Mediyunan, Hariyadi kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (22/05/2025).
Hariyadi mengaku, sudah melaporkan hal ini ke pihak petugas PLN agar tiang yang nyaris roboh tersebut segera diperbaiki, namun hingga saat ini belum juga ada tindakan.
“Saya minta pihak PLN segera memperbaiki sebelum jatuh korban. Karena sangat membahayakan warga. Kalau tidak segara ada tindakan, ya terpaksa kami akan matur Pak Bupati dan Bu Wabup,” tandasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Humas PLN Bojonegoro, Budi Karyono, belum bisa memberikan tanggapan secara detail perihal tiang listrik yang nyaris roboh di wilayah Desa Mediyunan, Kecamatan Ngasem tersebut karena sedang menunaikan ibadah haji.
“Mhn (mohon) maaf saya posisi lagi ibadah haji,” ujar Budi Karyono melalui pesan WhatsApp ketika dikonfirmasi perihal tiang listrik yang nyaris roboh di cemaskan warga Desa Mediyunan tersebut.(sam)





