SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Lamongan — PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, berpartisipasi dalam agenda rutin tahunan, Festival Lamongan Tempo Doeloe (LTD) “Harmoni” 2025. Acara yang dikemas sekaligus untuk memperingati Hari Jadi Lamongan ke 456 ini dipusatkan di Kawasan Gajah Mada Lamongan, berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 18 hingga 20 Juni 2025.
PGN Area Bojonegoro yang membawahi wilayah Bojonegoro dan Lamongan, Jawa Timur, turut serta mendirikan stan mengusung tema “Retro 1970’an”. Tema yang dibawakan ini sebab PGN berdiri sejak tahun 1965, di mana waktu itu mendekati masa retro.
Stan PGN Area Bojonegoro tersaji tak hanya kesan berupa warna era ’70an. Namun betul-betul didukung display benda-benda original dari tahun yang dibawakan. Antara lain kompor minyak tanah yang bersanding dengan kompor gas pipa berbahan bakar produk gas PGN.
Selain itu, terdapat sofa jaman dulu yang diproduksi asli pada masa retro. Termasuk mesin ketik, telepon, alat pemutar musik beserta piringan hitam lawas sesuai zaman dan aneka jajanan masa itu.
“Di sini kami terinspirasi konsep retro, karena kami melihat retro mengusung warna cerah, yang mana memberikan semangat lebih dan atraktif bagi semua orang,” tutur Area Head, Faishal Arief kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (19/6/2025).

Ihwal display kompor minyak tanah vs gas pipa, dikatakan bahwa seiring berjalannya zaman, orang-orang ingin hal yang lebih praktis dan tanpa ribet, namun tak lekang tetap inspirasi dengan masa lalu. Maka muncullah kemudian gas pipa yang lebih praktis, aman, ramah lingkungan.
“Gas pipa PGN tersedia 24 jam dalam tujuh hari terus menerus,” ujar pria kelahiran Jombang ini.
Selain display barang-barang masa 1970an, terdapat pula photobooth, bagi pengunjung yang ingin mengenang masa-masa retro atau ingin bernostalgia dapat melakukan pemotretan.
“Kami juga ada redesain retro ala produk PGN, bisa dilihat ini ada CMM, bayar tagihan dan sebagainya,” bebernya.
Untuk masuk dan bergabung ke stan PGN Area Bojonegoro, pengunjung cukup dengan mengikuti akun media sosial Instagram yang tertera di depan stan. Yakni @PGN_AREA BOJONEGORO, @PGN_SORTIGA, @PGNGASKITA, dan @GAS_NEGARA.
“Dengan perpaduan, keselarasan antara jaman retro dan sekarang dapat mendukung keharmonian bagi semua masyarakat dengan kembali mengenang masa-masa semangat retro untuk tetap atraktif di jaman sekarang,” tutur Faishal.
Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan, Moh. Nalikan menyatakan, pada LTD tahun ini diikuti 125 stand, 93 diantaranya adalah stand bernuansa tempo doeloe yang terdiri dari organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perbankan, Swasta, dan 32 stand bazar UMKM atau pasar rakyat.
“LTD digelar mulai pukul 15.00 hingga 22.00 WIB setiap hari sejak 18-20 Juni 2025,” ungkapnya.
Di panggung LTD juga disuguhkan musik tradisional, dangdut lawas, kuliner lawas, keroncong, dolanan anak, nuansa jadoel, barang antik, campur sari, dan pasar rakyat. Tersaji pula jajanan, dari UMKM binaan Pemkab Lamongan, seperti saplak, srawut, kucur, getuk, klanting, serta aneka jajanan zaman dahulu.
Sementara Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengatakan, Festival Lamongan Tempo Doeloe (LTD) 2025 digelar sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL). Setiap kegiatan rutin tahunan atau rangkaian HJL, LTD dijadikan sebagai acuan dalam membangkitkan pertumbuhan ekonomi Lamongan hingga spirit pembangunan yang maju dalam hal apapun.
Pada upaya membangkitkan pertumbuhan ekonomi, LTD menjadi wadah menampilkan produk-produk unggulan dari UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Di mana UMKM Lamongan terus menunjukkan kemajuan signifikan.
“Terlebih, UMKM Lamongan tidak hanya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat, melainkan juga berkontribusi signifikan pada pemulihan ekonomi, terutama pasca pandemi,” ungkapnya.
Sedangkan desain ala tempo doeloe pada masing-masing stand membuktikan bahwa Kabupaten Lamongan sudah mencapai masa kejayaan sejak era kerajaan, walisongo, hingga kolonial.
“Capaian tersebut harus dijadikan acuan dalam melaksanakan pembangunan saat ini. Terutama dalam mewujudkan Lamongan yang lebih baik lagi,” tandasnya.(fin)





