SuaraBanyuurip.com – M Alamsyah Syarifudin
Bojonegoro – Presiden RI Prabowo Subianto bersama rombongan dijadwalkan melakukan perjalanan udara untuk meresmikan peningkatan produksi minyak lapangan Banyu Urip, Blok Cepu yang dikelola ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Kamis (26/6/2025).
Presiden Prabowo dijadwalkan naik pesawat dan akan mendarat di lapangan sepakbola Desa/Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Dari pantauan di stadion mini Desa Gayam, Rabu (25/6/2025), sebanyak 1.316 personel dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, Satpol PP, PLN ikut apel gelar pasukan pengamanan kunjungan Presiden Prabowp Subianto.
Sementara itu sejumlah petugas juga membersihkan tanaman di area dalam stadion mini Desa Gayam. Pagar kawat stadion, gawang, dan papan skor juga sementara dicopot untuk kelancaran pendaratan pesawat rombongan Presiden Prabowo Subianto.
“Iya pagar lapang dicopot, karena helly bapak Presiden Prabowo rencananya akan mendarat di sini,” kata Kepala Desa Gayam, Winto di satdion mini setempat saat membantu persiapan kunjungan kerja Presiden Prabowo, Rabu (25/6/2025).

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro Mayor Inf Bambang Riyanto menjelaskan, setelah apel gelar pasukan pengamanan kunjungan kerja Presiden Prabowo akan dilanjutkan gladi kotor dan bersih. Mulai dari pendaratan helikopter di Stadion Mini Desa Gayam. Stadion mini akan mulai disterilkan pukul 14.00 wib.
“Ini merupakan tugas kehormatan, kami minta semua anggota menyukseskan kunjungan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” tandasnya.
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan peningkatan produksi minyak lapangan Banyu Urip, Blok Cepu di wilayah Kecamatan Gayan. Presiden Prabowo akan didampingi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Plt Direktur Jendral (Dirjen) Migas Tri Winarno, Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Djoko Siswanto.
Produksi minyak lapangan Banyu Urip, Blok Cepu mengalami peningkatan dari 150 ribu barel per hari (bph) menjadi 180 ribu bph. Peningkatan produksi ini dihasilkan dari proyek Banyu Urip Infil Clastic (BUIC) yang dilaksanakan EMCL.
“Ada peningkatan kurang lebih 25 ribu bph,” kata Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa), Febrian Ihsan.(lam)





