EMCL-LIMA2B Isi Kandang Ayam Petelur di 3 Desa Sekitar Migas Blok Cepu

Program ayam petelur EMCL
Pendamping program dari LIMA2B sedang mengisi ayam petelur ke kandang milik KPM di Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Operator ladang minyak dan gas bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama mitra pendamping dari Lembaga Informasi dan Komunikasi Masyarakat Banyu Urip Bangkit (LIMA2B) kini sedang mengisi kandang ayam petelur ke tiga desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Yakni Desa Ringintunggal, Gayam, dan Mojodelik.

Pengisian ayam petelur pendampingan LIMA2B di tiga desa ring satu pengeboran migas Blok Cepu ini merupakan pelaksanaan program “Ayam Petelur untuk Keluarga Pra-Sejahtera Produktif”, yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) EMCL.

Perwakilan LIMA2B, Winarto mengatakan, setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program ini memperoleh 54 ekor ayam petelur. Total sebanyak 115 KPM terverifikasi untuk tiga desa sasaran pendampingan.

“Rinciannya yaitu Desa Ringintunggal 15 KPM, lalu Desa Gayam dan Mojodelik masing -masing sebanyak 50 KPM,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (12/7/2025).

Dijelaskan, dari 115 KPM tiga desa yang didampingi, dipasok ayam petelur total mencapai 6.210 ekor. Terbagi untuk Desa Ringintunggal sebanyak 810 ekor, dan masing-masing untuk Desa Gayam dan Mojodelik sejumlah 2.700 ekor.

Baca Juga :   PEPC bersama Lima 2B Serah Terimakan Program Peningkatan Jalan Lingkungan Desa Bandungrejo

“Ayam petelur yang saat ini diterima oleh para KPM ialah ayam berusia 16 minggu. Diperkirakan, ayam akan bertelur pada usia 17 minggu, dengan jumlah produksi sekira 1 sampai 3 persen dari estimasi,” jelas Mbah Win, sapaan akrab Winarto.

Salah satu KPM di Dusun Kempit, Desa Ringintunggal, Sakip mengaku, yakin akan berhasil merawat ayam petelur yang diterima. Sebab menurut dia perawatannya tidak sulit. Hanya saja harus betul-betul memperhatikan arahan dari pendamping program.

“Mudah-mudahan bisa berhasil dan berkembang, terima kasih EMCL dan Pemkab Bojonegoro,” ucapnya.

Untuk diketahui, program beternak ayam petelur dari EMCL bertajuk “Keluarga Makmur, Bangga Produksi Telur” tersebut menjadi bagian dari Program Gerakan Ayam Petelur Mandiri dipendekkan dengan akronim “Gayatri” yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur.

Program ayam petelur itu memiliki sasaran KPM pada 16 desa wilayah operasi EMCL. Yakni 12 desa di Kecamatan Gayam, mulai Desa Gayam, Mojodelik, Bonorejo, Brabowan, Beged, Sudu, Manukan, Cengungklung, Katur, Begadon, Ngraho, dan Ringintunggal.

Baca Juga :   DPR Tengarai Ada Permainan Cost Recovery Hulu Migas

Kemudian dua desa di Kecamatan Kalitidu, yakni Leran dan Sukoharjo, serta dua desa di Kecamatan Dander, yaitu Desa Ngumpakdalem dan Sumbertlaseh.

Peluncuran program ini dilakukan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bersama Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, dan Senior Vice President EMCL, Muhammad Nurdin, di Balai Desa Gayam, Selasa (22/04/2025) lalu.(fin)

 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *