EMCL-Alas Institute Dampingi Perawatan Program Ayam Petelur ke 3 Desa Penerima Manfaat di Bojonegoro

Pendamping program ayam petelur, Alas Institute.
Pendamping program ayam petelur rumah tangga mitra EMCL, Alas Institute sedang mengisi bibit ayam petelur ke kandang penerima manfaat.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Operator ladang minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama organisasi non pemerintah, Alas Institut telah merampungkan tahapan progam ayam petelur rumah tangga hingga ke perawatan menuju produksi.

Tahapan ini merupakan lanjutan dari sosialisasi di tiga desa penerima manfaat program Corporate Social Responsibility (CSR) EMCL yang menjadi tanggung jawab pendampingan. Yakni Desa Bonorejo, dan Sudu, Kecamatan Gayam, serta Desa Leran, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Ketua Alas Institute, Arus Efansyah mengatakan, tahapan program yang telah deselesaikan antara lain, distribusi spandek dan pembuatan rangka atap secara swadaya masyarakat, rangka kandang, kandang baterai, perakitan rangka kandang, perakitan kandang baterai, perakitan instalasi minum dan talang pakan.

Setelah itu, berlanjut ke tahapan monitoring dan evaluasi (Monev) kandang ayam oleh EMCL. Lalu diteruskan dengan distribusi pakan, vitamin dan obat, penyemprotan disinfektan, serta distribusi ayam. Dari tiga desa terdampingi, Desa Bonorejo telah selesai pada tahap ini lebih dulu.

Baca Juga :   PEPC Sosialisasikan Bahaya Kebakaran dan Tanggap Api

“Terkini, tahap kami ialah sebagai pendamping dan memberi edukasi tata cara perawatan ayam petelur,” kata Arul Efansyah kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (20/6/2025).

Adapun ayam petelur yang saat ini diterima dan dirawat oleh para penerima manfaat ialah ayam berusia 16 minggu. Diperkirakan, ayam akan bertelur pada usia 17 minggu, dengan jumlah produksi sekira 1 sampai 3 persen dari estimasi.

“Jadi sekarang para penerima manfaat tinggal menunggu ayam bertelur,” ujarnya.

Penerima manfaat program Ayam Petelur, Jasman.
Penerima manfaat program Ayam Petelur untuk Keluarga Pra Sejahtera dari EMCL di Desa Bonorejo, Jasman menunjukkan dokumen serah terima dari pendamping program Alas Institute.(arifin jauhari)

Seorang penerima manfaat program Ayam Petelur Rumah Tangga di Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Jasman, mengucapkan terima kasih kepada EMCL dan pendamping program. Pun kepada Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono yang menggagas program tersebut.

Jasman berharap terus mendapat pendampingan hingga ayam yang dirawat bertelur dan berkembang. Sekaligus menyatakan komitmen menjalankan program sampai berhasil.

“Kami yakin bisa, dan mudah-mudan sukses,” ucap Jasman.

Terpisah, External Engagement & Socioeconomic Manager EMCL, Tezhart Elvandiar menyampaikan, bahwa pihaknya bersama dengan para mitra pendamping akan terus membersamai para penerima manfaat.

Baca Juga :   Harga Rokok Naik Mulai Januari 2022

“Kami dan mitra program terus membersamai pelaku program untuk memastikan manfaat dan keberlanjutan,” tandasnya.

Untuk diketahui Ayam Petelur untuk Keluarga Pra-Sejahtera Produktif” dari EMCL bertajuk “Keluarga Makmur, Bangga Produksi Telur” tersebut menjadi bagian dari Program Gerakan Ayam Petelur Mandiri dipendekkan dengan akronim “Gayatri” yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur.

Program ayam petelur itu menyasar ke 16 desa wilayah operasi pengeboran EMCL. Yakni 12 desa di Kecamatan Gayam, mulai Desa Gayam, Mojodelik, Bonorejo, Brabowan, Beged, Sudu, Manukan, Cengungklung, Katur, Begadon, Ngraho, dan Ringintunggal.

Kemudian dua desa di Kecamatan Kalitidu, yakni Leran dan Sukoharjo, serta dua desa di Kecamatan Dander, yaitu Desa Ngumpakdalem dan Sumbertlaseh.

Peluncuran program dilakukan oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bersama Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Anggono Mahendrawan, dan Senior Vice President EMCL, Muhammad Nurdin, di Balai Desa Gayam, Selasa, 22 April 2025.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *