Bansos DBHCHT Bojonegoro Belum Disalurkan, Data Penerima Bansos Masih Diverifikasi

Buruh pabrik rokok.
Buruh pengolahan tembakau di Kabupaten Bojonegoro berharap bansos DBHCHT tahun 2025 segera dicairkan.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Bantuan sosial (Bansos) Dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) tahun 2025 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur belum disalurkan. Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) masih melakukan verifikasi dan validasi data penerima bantuan sosial (bansos) cukai tembakau.

Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Industrial Disperinaker Bojonegoro, Rafiudin Fatoni menjelaskan, saat ini masih verifikasi data penerima DBHCHT tahun 2025, yang akan disalurkan kepada buruh rokok dan petani tembakau.

“Kami masih belum bisa memberikan data jumlah penerima bansos CHT, karena masih verifikasi dan validasi data,” katanya, Senin (14/7/2025).

Fatoni memprakirakan jumlah penerima bansos DBHCHT tahun 2025 bertambah karena ada perubahan peraturan bupati (perbup) yang diusulkan buruh rokok. Diantaranya seperti security, cleaning service, dan mandor akan menerima bansos DBHCHT tahun ini.

“Kami akan segera menyelesaikan verifikasi data, agar nantinya bisa segera disalurkan dinas teknis,” katanya kepada suarabanyuurip.com.

Ketua Cabang Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman (RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bojonegoro, Anis Yulianti menyampaikan, buruh rokok hanya bisa berharap DBHCHT segera dicairkan karena di
lintas wilayah atau luar Bojonegoro sudah menerima lebih dulu.

Baca Juga :   Gerai KDMP Mojodelik Selesai Dibangun, Tinggal Operasional

“Lintas wilayah sudah dibagikan, tapi seremonial penyaluran belum dilakukan. Perkiraan tempatnya di MPS Dander,” tambahnya.

Untuk diketahui, anggaran DBHCHT tahun 2024 lalu sebesar 20,6 miliar yang disalurkan kepada13.886 penerima. Rinciannya 11.971 buruh pabrik rokok dan 1.915 buruh tani.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait