SuaraBanyuurip.com – Mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unugoro) resmi mulai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Tematik Kolaboratif (KKN-TK) di Desa Klino, Kecamatan Sekar. Desa di ujung selatan Bojonegoro ini dipilih menjadi sasaran KKN-TK karena memiliki banyak potensi. Baik wisata maupun potensi ekonomi dari sumber daya alamnya.
KKN TK Unigoro dimulai mulai hari ini, Senin (14/7) hingga 13 Agustus mendatang. Mahasiswa KKN-TK akan berkolaborasi dengan pemerintah desa, dan stakeholder yang ada untuk memaksimalkan potensi yang ada di Desa Klino.
Dosen Prodi Teknik Industri Unigoro, Ardana Putri Farahdiansari mengatakan, Desa Klino memiliki banyak potensi. Pertama yang menonjol dari Klino adalah pertaniannya. Klino memiliki berbagai produk khas termasuk budidaya bunga krisan.
“Selain itu ternyata di Desa Klino punya beberapa situs sejarah. Seperti pesanggrahan yang telah berdiri sejak zaman Belanda, serta potensi wisata berupa Agrowisata Petik Buah Durian dan Air Terjun Kedung Gupit,” ujarnya.
Namun, di balik keindahan tersebut, Fitri mengungkapkan, cukup banyak aral melintang yang dihadapi masyarakat setempat untuk mengembangkan dan mengelola potensi yang ada. Butuh banyak pihak untuk berkolaborasi.
“Biaya transportasi kirim berbagai produk hasil sumberdaya alam yang dijual dari Klino ke kota jauh lebih mahal. Salah satunya bunga krisan tadi. Selain itu agrowisata masih dapat dikembangkan lagi. Kebetulan pemerintah desa ingin menambah varietas buah yang dapat ditanam,” lanjut dosen pendamping lapangan (DPL) yang ditunjuk memimpin pengabdian masyarakat di desa tersebut.
Selain mengembangkan kerangka agrowisata dan ekosistem potensinya, menurut Putri, diperlukan promosi agar masyarakat luar desa tahu apa saja keindahan yang ada di dalam Desa Klino. Selain itu rasa cinta desa oleh masyarakat desa juga dapat ditumbuhkan.
“Bahkan masyarakat desa mungkin tidak sadar bahwa desa mereka bagus sekali, karena seumur hidup tinggal di sana. Sedangkan masyarakat luar desa yang berkunjung pasti terpesona,” lanjutnya.
Selain jurnal terakreditasi sebagai hasil kegiatan KKN, Putri menargetkan agar mahasiswa bimbingannya dapat menerbitkan katalog desa untuk bahan promosi potensi wisata dan UMKM di Klino.
“Kita akan menerbitkan katalog wisata bersama pemerintah desa. Sehingga dapat dibagikan ke berbagai lapisan masyarakat dan wilayah agar tahu tentang kecantikan Klino,” pungkasnya.(red)





