Gathering Sinergitas dengan Multipihak, Wabup : Upaya Peningkatan Status Geopark Bojonegoro

Kerja sama antara BP Geopark dengan mutlipihak.
Penandatanganan kerja sama antara BP Geopark dengan mutlipihak.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar perjamuan dengan multipihak bertajuk “Gathering Sinergitas Geopark Bojonegoro Menuju UNESCO Global Geopark” atau UGGp.

Kegiatan dipusatkan di Ruang Andrawina, Hotel Aston Bojonegoro, Rabu (6/8/2025) ini diselenggarakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat.

Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah hadir dalam perhelatan, pun perwakilan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN), Perwakilan Kementerian ESDM, organisasi perangkat daerah, akademisi, perusahaan, pemdes, pokdarwis, pengusaha pariwisata, NGO, serta pers.

Agenda itu dilatarbelakangi oleh karena Geopark Bojonegoro telah menjadi identitas. Sehingga keberadaannya perlu dijaga dan dikembangkan banyak pihak secara bersama-sama. Bersinergi dan berkolaborasi.

“Acara ini sangat penting karena sebagai upaya peningkatan status Geopark, yang saat ini berada dalam tahapan menuju UGGp, yang menjadi kebanggaan kita,” kata Nurul Azizah saat sambutan. Ia sekaligus menyampaikan salam dari Bupati Setyo Wahono tersebab berhalangan hadir.

Wabup Nurul Azizah
Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah saat hadir di acara Gathering Sinergitas Geopark di Hotel Aston.(arifin jauhari)

Selain itu, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro tersebut menuturkan berbagai hal, salah satunya ia menyebut bahwa Geopark Bojonegoro merupakan janji politik Setyo Wahono dengan dirinya.

Baca Juga :   Petani Sidodadi Pilih Paslon 02 Setyo Wahono-Nurul Azizah di Pilkada Bojonegoro, Ini Alasannya

“Geopark Bojonegoro masuk RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, red.) lima tahun kami. Di breakdown setiap tahun,” tuturnya.

Dengan masuk RPJMD, lanjut perempuan santun kelahiran Desa Sumbertlaseh, Kecamatan Dander ini, Geopark Bojonegoro akan terus tersentuh program dan anggaran. Tumbuh dan berkembang sesuai rencana yang sudah ditetapkan.

“Kita berbangga, karena Bojonegoro ini bisa memiliki keistimewaan sebagai satu-satunya Geopark Geologi yang tidak dimiliki oleh negara manapun, kita patut bersyukur,” ucapnya.

Untuk itu, Nurul Azizah meminta, semua pihak terkait supaya terus menerus mengampanyekan Geopark Bojonegoro. Agar, Geopark Bojonegoro semakin dikenal dan akrab di tengah masyarakat.

Kepala Bappeda Bojonegoro, Achmad Gunawan.
Kepala Bappeda Bojonegoro, Achmad Gunawan dalam sesi diskusi di acara Gathering Sinergitas Geopark.(arifin jauhari)

Dalam gathering penuh kebersamaan ini berlangsung beberapa acara. Antara lain diskusi interaktif tentang Geopark Bojonegoro, sampai pada penandatanganan kerja sama antara Badan Pengelola (BP) Geopark Bojonegoro dengan para pihak terkait.

Tujuan penandatangan kerja sama antara BP Geopark dengan pengusaha travel, perhotelan, NGO, LPPM, dan pers mencitrakan pandangan jauh ke depan. Yaitu, agar kerja sama antara BP Geopark Bojonegoro dengan mutlipihak lebih prosedural, sah, terarah, dan terukur.

Baca Juga :   Anggarkan Rp23,6 Miliar untuk Jaringan Listrik Desa

Senada, Ketua Penyelenggara Kegiatan Gathering Sinergitas Geopark, yakni Kepala Bappeda Bojonegoro Achmad Gunawan menegaskan, bahwa agenda ini adalah upaya memperkukuh sinergi-kolaborasi lintas sektor untuk Geopark Bojonegoro.

“Juga bagian dari upaya memperkuat pengajuan Geopark Bojonegoro sebagai Unesco Global Geopark (UGGp, red.),” tegasnya.

Gunawan, begitu ia karib disapa menjelaskan, bahwa Geopark adalah aset Bojonegoro. Patut dikembangkan. Karena sejalan dengan amanat pembangunan daerah berbasis potensi lokal.

“Pengembangan Geopark Bojonegoro sangat bermultidampak, menjadi titik seimbang antara konservasi, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat,” tandas Mantan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan (Kadin Damkarmat) ini.(fin)

 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait