DPD RI Dukung Program Mobil Siaga Gratis LAZISNU Tuban

Ketua LAZISNU Tuban, Joko Hadi Purnomo.
Ketua LAZISNU Tuban, Joko Hadi Purnomo saat berbincang dengan Anggota DPD RI, Neng Lia.(arifin jauhari)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Tuban – Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, melalui program NU Care Sehat mengoperasikan 13 mobil siaga gratis untuk mengantar pasien dari rumah ke fasilitas kesehatan.

Program ini mendapat dukungan dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), dan telah membantu ratusan warga, terutama di pelosok pedesaan yang minim akses transportasi.

Mobil siaga yang dikenal dengan nama “Mobiznu” itu tersebar di 12 kecamatan di Kabupaten Tuban. Kecamatan Singgahan memiliki tiga unit, sementara Kecamatan Soko dua unit. Setiap kendaraan melayani rata-rata tiga perjalanan per hari, sehingga total lebih dari 78 perjalanan tercatat setiap hari di seluruh wilayah Tuban.

Mobiznu Tuban.
Mobiznu Tuban, Jawa Timur.(ist/jhp)

Ketua LAZISNU PCNU Tuban, Joko Hadi Purnomo, membeberkan latar belakang hadirnya kendaraan layanan zonder atau tanpa biaya ini. Yakni karena banyak warga memiliki BPJS Kesehatan, tetapi tidak mampu membayar ongkos menuju rumah sakit rujukan. Sedangkan kondisi fisik mereka pun tidak memungkinkan naik sepeda motor.

Baca Juga :   Terdampak Kekeringan, NU Care Hijau Bantu Air Bersih Warga Bader Tuban

“Di sinilah Mobiznu hadir sebagai penyelamat,” kata Joko Hadi Purnomo didampingi Gus Abdurrahman, PIC Mobiznu kepada Suarabanyuurip.com, Senin (11/8/2025).

Bergantung pada Infak Masyarakat

Pendanaan layanan ini sepenuhnya berasal dari infak masyarakat melalui program Koin NU. Namun, kendala muncul saat menangani pasien yang harus berbaring selama perjalanan. Hingga kini, LAZISNU Tuban belum memiliki ambulans sendiri dan terpaksa meminjam dari LAZISNU PCNU Bojonegoro.

Mobiznu Tuban, Jawa Timur.
GRATIS : Mobiznu Tuban, Jawa Timur saat memberikan pelayanan kepada warga masyarakat yang sedang mengalami sakit.(istimewa)

“Seperti kasus pasien dari Grabagan yang harus dirujuk ke RS Kariadi Solo, kami terpaksa meminjam ambulans dari Bojonegoro. Harapan kami, pemerintah pusat bisa membantu menyediakan ambulans,” ujar Joko, sapaan karib alumnus SMA Negeri 2 Bojonegoro 1997 ini.

Program ini mendapat dukungan dari anggota DPD RI periode 2024-2029, Lia Istifhama. Dalam kunjungannya, ia mengapresiasi layanan Mobiznu dan berkomitmen untuk membantu koordinasi dengan pemerintah pusat.

“Saya bangga dengan program Mobiznu yang nyata memberi manfaat bagi warga kurang mampu di pelosok pegunungan dan daerah hutan. Saya akan berupaya agar LAZISNU Tuban mendapatkan fasilitas ambulans,” tegas Neng Lia, begitu ia karib disapa.

Baca Juga :   Forkomas Ba-Ja Dukung Pembentukan Forum Kades Blok Cepu

Sebagai informasi, dengan kebutuhan layanan yang terus meningkat, Mobiznu kini menjadi salah satu program sosial berbasis masyarakat yang paling diandalkan di Tuban.

Dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat layanan ini, terutama dalam penanganan pasien darurat.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait