SuaraBanyuurip.com – d suko nugroho
Bojonegoro – Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro, Jawa Timur akan dipindah dari Jalan MH. Thamrin Desa Kauman ke Jalan Pattimura Kelurahan Sumbang, Kecamatan Bojonegoro. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat telah mengucurkan bantuan hibah sebesar Rp 8,5 miliar dari APBD 2025 untuk rehabilitasi Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro.
Gedung baru Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro akan menempati tanah dan bangunan gedung bekas Dinas Koperasi Jalan Pattimura. Kantor di bawah naungan Makamah Agung tersebut akan dibangun dua lantai.
Berdasarkan data layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) Bojonegoro, pagu anggaran rehabilitasi Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro sebesar Rp 8,5 miliar. Lelang telah selesai dan dimenangi oleh CV. Indo Karya beralamat Dusun Bujel RT 16 RW 02 Desa Suwaloh, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Tahap tender sekarang ini tinggal penandatangan kontrak.
Rehabilitasi Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro di bawah satuan kerja Dinas Perumahahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya. Ruang lingkup pekerjaan meliputi pekerjaan struktur lantai 1 dan 2, arsitek, dan mekanikal.
Hibah kantor Pengadilan Agama Bojonegoro di Jalan Pattimura sudah pertengahan 2022. Kantor tersebut menempat aset milik Pemkab Bojonegoro. Namun, kantor itu belum difungsikan sepenuhnya. Baru ada dua ruang sidang untuk sidang dispensasi kawin.
Pemindahan Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro ini dilakukan karena lokasi kantor lama di Jalan MH Thamrin kurang luas. Setelah rehabilitasi selesai, semua kegiatan di kantor tersebut akan dipindah ke gedung baru di Jalan Pattimura.
Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro, Beny Kurniawan menyampaikan, rehabilitasi Kantor Pengadilan Agama Bojonegoro di Jalan Pattimura telah dimulai.
“Sudah mulai pembongkaran dan persiapan pondasi pancang,” kata Beny kepada suarabanyuurip.com, Selasa (19/8/2025).
Pihaknya berharap kontraktor pemenang tender dapat melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai kontrak.
“Targetnya Desember 2025 pekerjaan selesai,” pungkas Beny.
Dari pantauan di lokasi pekerjaan, pembongkaran gedung bekas Dinas Koperasi telah selesai dikerjakan. Namun, di lokasi kegiatan tidak ditemukan papan nama proyek yang biasa tertulis pemenang tender, jenis kegiatan, jumlah dan sumber anggaran, serta waktu pelaksanaan. Hanya pekerja terlihat sedang beraktivitas di lokasi proyek yang dipagar seng.
“Pemancangan akan dimulai minggu depan,” kata salah satu pekerja.(suko)






