SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Yogyakarta – Komisaris Utama (Komut) PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk, Amien Sunaryadi menerima anugerah GRC atau Governance, Risk Management, and Compliance (Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Kepatuhan).
Amien Sunaryadi menerima penghargaan itu di ajang GRC Lifetime Achievement Award 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Governansi, Manajemen Risiko & Kepatuhan (GRK) di Yogyakarta.
Keberhasilan ia menjadi penerima penghargaan sebab memiliki figur nasional atas dedikasi, kontribusi nyata dan kepemimpinan yang visioner dalam memajukan governansi, manajemen risiko dan kepatuhan (GRC) di Indonesia.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Asosiasi GRK Indonesia dan komunitas GRC yang telah memberikan award ini kepada saya. Passion saya selama ini lebih ke pemberantasan korupsi, sehingga banyak hal yang saya ketahui di bidang ini,” kata Amien Sunaryadi dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com, Rabu (27/8/2025).
GRC Lifetime Achievement Award 2025 yang dihelat pada 22 Agustus 2025, mengingatkan Amien soal pencapaiannya pada 25 tahun lalu. Ia bersama rekan-rekannya membentuk Lembaga Pengkajian Good Governance (LPGG) dan berhasil menjadi pemenang dalam Development Marketplace Innovative Competition 2000 (DM-2000) yang diselenggarakan Bank Dunia di Washington DC.
“Berangkat dari inovasi tersebut, saya berharap GRC juga dapat diterapkan tidak hanya di suatu perusahaan saja, namun di lingkungan DPR sebagai bentuk perbaikan demokrasi di Indonesia,” ungkap Amien.
Sepanjang kiprah profesionalnya, pengalaman Amien tidak jauh dari bidang anti korupsi, anti penyuapan, manajemen risiko, Good Corporate Governance (GCG), dan bidang sejenis lainnya. Track record yang menjunjung tinggi integritas ini terus ia emban dengan penuh dedikasi hingga kini, salah satunya dulu adalah sebagai Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2003–2007.
Di sektor energi, Amien pernah menjabat sebagai Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) periode 2014 – 2018. Ia memimpin peningkatan tata kelola SKK Migas dan pengawasan terhadap kontraktor kontrak kerja sama (K3S) dengan menerapkan Prinsip 4 NO’s (no bribery, no kickback, no gift dan no luxurious hospitality) dan menerapkan Sistem Manajemen Anti-Penyuapan SNI ISO-37001:2016 di SKK Migas.
Saat ini, Amien aktif sebagai Ketua Komite Pengawas Perpajakan (Komwasjak), Kementerian Keuangan sejak Mei 2023 dan Ketua Umum Forum Manajemen Risiko (FMR) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Periode 2024 – 2027. Ia sangat vokal dalam mengkampanyekan isu-isu governansi dan anti korupsi di berbagai forum.
Sebagai Komisaris Utama PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sejak 2023, Amien juga tegas dalam mengawasi penerapan GCG di PGN, tidak hanya soal mematuhi peraturan. Lebih dari itu, penerapan GCG penting untuk memelihara integritas dan kepatuhan dalam keberlangsungan bisnis perusahaan secara jangka panjang.
Ia bersama Dewan Komisaris PGN lainnya mendukung penuh penerapan Whistleblowing System (WBS) dengan melakukan pengawasan secara menyeluruh dan memastikan diterapkannya sanksi bagi pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.
Beberapa waktu lalu, PGN berhasil meraih penghargaan internasional ASEAN Corporate Governance Conference & Awards 2025 (ASEAN CGCA 2025).
PGN juga termasuk ke dalam jajaran 50 Public Listed Companies (PLC) teratas di ASEAN dan 5 Terbaik di Indonesia berdasarkan hasil penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) 2024.
“Penghargaan ini merupakan bukti komitmen kuat PGN dalam menerapkan prinsip-prinsip GCG di setiap proses, keputusan serta langkah strategis perusahaan. Tentu tidak lepas dari pengawasan yang ketat agar implementasi GCG di PGN selalu disiplin dan berintegritas,” tandas Amien.(fin/adv)





