SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Sejumlah masyarakat mengeluhkan pelayanan di SPBU Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite sering habis, sehingga mereka terpaksa putar balik mencari SPBU lain saat akan berangkat kerja.
“BBM jenis pertalite di SPBU Sumberrejo sering habis. Bahkan baru sampai di antrean pengisian, sudah dicegat petugas sambil berkata ‘tinggal pertamax bu’,” kata Sonia Dinana.
Sonia mengungkapkan, sudah sebanyak lima kali lebih saat sampai di SPBU Sumberrejo BBM pertalite selalu habis. Mengetahui hal tersebut langsung mencari SPBU lain yang masih menyediakan pertalite.
“Langsung putar balik, cari SPBU lain. Kalau BBM di kendaraan tinggal sedikit, terpaksa mengisi di kios pengecer,” kata warga Desa Karangdowo, Kecamatan Sumberrejo itu.
Akibat kejadian tersebut, Sonia mengaku terkadang mengisi BBM pertalite di kios pengecer yang harganya mencapai Rp 12 ribu per liter. Dia mengaku kecewa dengan pelayanan di SPBU Sumberrejo, setiap datang pasti pertalite habis.
“Kecewa pasti, karena sering menjumpai pertalite habis. Biasanya kalau terburu-buru terpaksa pilih BBM pertamax,” kata guru RA Attanwir tersebut.
Senada disampaikan Sri Wulan, warga Desa Bogangin. Ia juga mengalami kejadian serupa saat berangkat bekerja, ketika mengisi BBM pertalite di SPBU Sumberrejo selalu kehabisan.
“Sering saya saat pagi hari, sampai tiga sampai empat. Kalau isi jenis pertalite pasti habis,” katanya kepada suarabanyuurip.com.
Warga lainnya, Nur Aini mengatakan, sempat sama petugas SPBU Sumberrejo diminta untuk pindah ke SPBU lain, karena pertalite habis.
“Otomatis isi pertamax, karena SPBU tersebut yang dekat dari rumah,” tandasnya.
Saat ini suarabanyuurip.com masih berupaya mengkonfirmasi Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi. Pesan yang dikirim melalui WhatsApp hingga berita diterbitkan belum dijawab.(jk)





