2 Desa di Bojonegoro Mulai Dilanda Kekeringan

BPBD Bojonegoro
BPBD Bojonegoro saat memberikan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebagian warga masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai dilanda kekeringan air bersih. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro mencatat terdapat dua desa yang telah mengajukan dropping air bersih. Diantaranya Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwarah, dan Desa Karangdinoyo, Kecamatan Sumberrejo.

Kepala BPBD Bojonegoro, Heru Wicaksi mengatakan, krisis air bersih sudah melanda masyarakat Bojonegoro. Bencana musiman ini telah berdampak di Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaran, dan Desa Karangdinoyo, Kecamatan Sumberrejo.

“Air bersih telah disalurkan. Setiap desa menerima bantuan 1 tangki air bersih dan 2 terpal,” katanya, kepada Suarabanyuurip.com, Rabu (3/9/2025).

Dia mengatakan, distribusi air bersih mulai dilakukan. Meski kemarau yang terjadi tahun ini dampak kekeringan tak seperti tahun sebelumnya. Sebab tahun ini ada fenomena kemarau basah.

“Sehingga meski memasuki kemarau, namun masih terjadi hujan,” ujarnya.

BPBD Bojonegoro telah menyiapkan 1.248 tangki air dengan kapasitas 5.000 liter untuk mengatasi terjadinya kekeringan di puncak kemarau.

“Termasuk telah memetakan sebanyak 86 desa di 12 kecamatan di Bojonegoro yang rawan kekeringan,” tandasnya.(jk)

Pos terkait