Bupati Setyo Wahono Resmikan Instalasi Pengolahan Air Wedoro

Bupati Setyo Wahono
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono (baju putih) menyaksikan penandatanganan MoU antara Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya dengan Perusahaan Daerah Air Minum setempat.(ist/prokopim)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Wahono meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Wedoro sekaligus menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) setempat.

MoU tersebut terkait operasional IPA Wedoro Intake Waduk Gongseng kepada PDAM Bojonegoro. IPA Wedoro ini menjadi langkah pemerintah daerah Bojonegoro dalam menjamin ketersediaan air bersih untuk masyarakat.

IPA Wedoro ini berdiri di atas lahan seluas 7.023 meter persegi di Desa Wedoro, Kecamatan Sugihwaras. Air baku diambil langsung dari Waduk Gongseng dan diolah melalui beberapa tahapan pengolahan seperti flokulasi dan koagulasi sebelum disimpan.

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Wedoro.
Instalasi Pengolahan Air (IPA) Wedoro.(ist/prokopim)

IPA Wedoro memiliki dua unit pengolahan air, dengan kapasitas total 80 liter per detik. Air bersih yang sudah diolah akan ditampung di dua reservoir, yang masing-masing berkapasitas 1.000 meter kubik. Selanjutnya, air akan didistribusikan melalui jaringan pipa utama dan menengah.

IPA Wedoro dapat melayani 4.109 sambungan rumah (SR) yang tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sugihwaras, Kecamatan Kedungadem, dan Kecamatan Kepohbaru.

Baca Juga :   Pembebasan Lahan Bendung Gerak Karangnongko Belum Ada Kejelasan

Dalam mendistribusikan air bersih tersebut, telah dibangun jaringan pipa utama dan menengah sepanjang total sekitar 121,7 kilometer. Ini mencakup Jaringan Distribusi Utama (JDU) dengan pipa berdiameter 16 dan 8 inci, serta Jaringan Distribusi Menengah (JDM) dengan pipa berdiameter 4 inci.

“Dengan diresmikannya IPA Wedoro, saya berharap IPA Wedoro dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi masalah air bersih, khususnya di musim kemarau, dan meningkatkan kualitas hidup ribuan warga di Bojonegoro,” kata Setyo Wahono, Selasa (9/9/2025).(fin/adv)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait