SuaraBanyuurip.com – Sami’an Sasongko
Bojonegoro – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro menargetkan pemasangan sebanyak 8.000 Sambungan Rumah (SR) pada tahun 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan suplai air baku atau air minum bagi masyarakat di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Direktur Utama PDAM Bojonegoro, M. Khairul Anwar, mengatakan, bahwa target 8.000 SR tersebut direncanakan terealisasi dalam satu tahun.
“Sebanyak 8.000 SR ini merupakan target untuk satu tahun,” ujarnya kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (10/2/2026).
Dijelaskan, bahwa pemasangan jaringan pipa distribusi dan SR saat ini fokus utama untuk penyerapan waduk gongseng dengan telah dioperasionalkannya WTP Wedoro melayani Kecamatan Kedungadem, Sugihwaras, Kepohbaru dan Sumberrejo bagian selatan.
Hingga akhir tahun 2025 telah terbangun 4.109 SR oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Cipta Karya (PKPCK) dan PDAM sejak menerima tugas mengoperasiolkan di bulan September 2025 telah mengoptimalkan pengembangan pelayanan untuk masyarakat di empat kecamatan tersebut baik langsung tiap Kepala Keluarga (KK) maupun kerja sama dengan HIPAM Desa.
“Pemasangan SR sudah dilakukan sejak Januari 2026, dan hingga kini telah terbangun sekitar 4.109 SR,” jelasnya.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro tersebut memanfaatkan beberapa sumber air, baik air tanah dalam maupun air permukaan. Sumber air permukaan yang digunakan antara lain Sungai Bengawan Solo dan Waduk Gongseng.
“Mudah-mudahan melalui program pemasangan SR untuk pengembangan kawasan terdampak kekeringan ini, ke depan kebutuhan air masyarakat dapat tercukupi, khususnya saat musim kemarau,” pungkasnya.(sam)





