SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya foto hasil rontgen diduga milik seorang bocah SD asal Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.
Dalam foto yang viral di media sosial instagram itu, tampak jelas sebuah benda asing berbentuk paku pines bersarang di dalam kerongkongan tubuh sang bocah.
Insiden tertelannya paku pines itu diketahui saat korban bermain gasing rakitan dari penghapus pensil. Permainan ini belakangan viral di kalangan anak-anak sekolah dasar.
Ayah korban Darim (50), warga setempat, membenarkan kejadian tertelannya paku pines pada putranya tersebut. Ia mengemukakan bahwa kejadian tersebut terjadi pada minggu (14/9/2025) pagi.
Saat itu putra Darim bersama beberapa teman-teman sekolahnya sedang bermain mengisi hari libur sekolah. Mereka asik bermain beradu memutar dan merakit gasing dari penghapus pensil diruang tamu.
Namun, entah apa yang terjadi, tiba-tiba putranya panik dan mengaku telah menelan paku pines.
“Kejadiannya hari minggu lalu, pas libur sekolah. Dia bersama teman-temannya main gangsing dari penghapus itu, dan bilang kalo habis menelan paku,” ulas Darim.
Darim pun dibuat kaget sekaligus panik, sebab putranya menelan sebuah paku. Sebuah benda tajam dan berbahaya bila masuk dalam tubuh.
“Jadi pas mau merakit gasing, pada saat mau melepaskan paku, sama anaknya itu digigit. Karena dicabut langsung kan susah, jadi dia inisiatif dicabut pake gigi. Nah, gak sengaja disenggol temannya sampai tertelan,” jelasnya.
Kemudian, pada minggu sore, lanjut Darim, putranya langsung dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk mengeluarkan paku pines yang tertelan.
Setelah dilakukan serangkaian pemeriksaan medis dan foto rontgen, diketahui paku tersebut berada di kerongkongan mengarah ke saluran paru-paru.
Karena keterbatasan alat medis, putra Darim selanjutnya dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya untuk penanganan lebih lanjut.
“Senin pagi dirujuk ke rumah sakit Surabaya (RSUD dr Soetomo), dan alhamdulillah pada saat pemeriksaan terakhir mau tindakan operasi, paku yang semula berada disalurkan mau ke paru-paru itu, ajaibnya bergeser di saluran pencernaan, sehingga nggak sampai dioperasi,” bebernya.(jk)





