SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro — Online Monitoring System (Onlimo) KLKH59 Stasiun Padangan memastikan air Bengawan Solo di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur telah tercemar. ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), sebagai pengguna air Bengawan Solo untuk kebutuhan injeksi lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, memastikan produksi berjalan aman, andal, dan efisien.
Air Bengawan Solo selama ini dialirkan melalui pipa dari Desa Sudu, Kecamatan Gayam menuju Raw Water Basin (RWB) atau waduk penampungan yang berada di dalam lokasi lapangan minyak Banyu Urip.
Saat ini kondisi Bengawan Solo yang masuk Kabupaten Bojonegoro, telah dipastikan dalam kondisi tercemar mulai ringan hingga sedang. Pencemaran ini terdeteksi melalui pantauan secara Online Monitoring System (Onlimo) KLKH59 Stasiun Padangan dalam tren tujuh hari mulai 16-22 September 2025.
Dikonfirmasi perihal kondisi tercemarnya Bengawan Solo berpengaruh atau tidak untuk RWB, EMCL tidak memberikan keterangan resmi secara eksplisit. Namun, anak perusahaan raksasa migas Amerika Serikat, ExxonMobil, ini memastikan terus memusatkan perhatian pada kegiatan produksi migas yang aman, andal, dan efisien.
“Kami terus berfokus pada aktivitas produksi yang aman, andal, dan efisien, termasuk secara lingkungan,” kata External Engagement & Socioeconomic Manager EMCL, Tezhart Elvandiar kepada suarabanyuurip.com, Jumat (26/9/2026) sore.
Operator Central Prcessing Facility (CPF) Lapangan Banyu Urip, Barqun Dzulkarnain dalam satu kesempatan menuturkan, di Lapangan Banyu Urip terdapat sejumlah fasilitas, antara lain dormitory, dining hall, warehouse, maintenance building, admin building, dan sport hall. Juga fasilitas Raw Water Basin (RWB).
Fasilitas RWB berukuran setara dengan 1.120 kolam renang standar olimpiade untuk memastikan kebutuhan pasokan air sekaligus manajemen produksi gas. Air dari sungai Bengawan Solo dialirkan melalui pipa sepanjang enam kilometer menuju RWB. Volume RWB mencapai 2.75 juta meter kubik.
“Sumber air RWB berasal dari Bengawan Solo,” kata Barqun saat berada di booth ExxonMobil kala mengikuti IPA Convex 2025, dikutip Suarabanyuurip.com, Selasa (1/7/2025).(fin)





