Pejabat ExxonMobil Temui Bupati Bojonegoro, Ini yang Dibahas

Pejabat ExxonMobil Temui Bupati.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono saat menerima kunjungan pejabat ExxonMobil.

SuaraBanyuurip.com – Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Wahono menerima kunjungan pejabat ExxonMobil, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) Blok Cepu. Kunjungan tersebut di tengah proses negoisasi perpanjangan kontrak Blok Cepu yang sedang berlangsung di tingkat pemerintah pusat.

Sejumlah pejabat ExxonMobil yang berkunjung adalah Senior Vice President ExxonMobil Indonesia, Muhammad Nurdin; Vice Presiden Public & Government Affairs ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Dave A. Seta; dan External Engagement & Socioeconomic Manager EMCL, Tezhart Elvandiar.

Mereka didampingi Ketua Badan Kerja Sama (BKS) Blok Cepu, M Kundori, yang juga menjabat Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), BUMD Bojonegoro.

BKS Blok Cepu merupakan gabungan empat BUMD yang mengelola penyertaan saham (Participating Interest/PI) 10 persen.

Perwakilan EMCL, Rifqi Romadhon membernarkan kunjungan pejabat ExxonMobil yang berlangsung pada Rabu (8/4/2026). Kunjungan tersebut untuk bersilaturahmi.

“Silaturahmi lebaran, halal bi halal,” ujar Rifqi kepada suarabanyuurip.com, Jumat (10/4/2026).

Pejabat ExxonMobil Temui Bupati Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono (baju putih) foto bersama pejabat ExxonMobil dan Ketua BKS Blok Cepu, M Kundori (paling kiri).(foto tangkap layar)

Ditanya apakah dalam pertemuan tersebut juga membahas perpanjangan kontrak ExxonMobil di wilayah kerja (WK) Cepu, Rifqi mengaku tidak mengetahui.

Baca Juga :   Berkas Perkara Korupsi Dana BOS Lengkap, Tersangka Sarwo Edi Dilimpahkan ke JPU

“Maaf saya tidak ikut masuk,” ucapnya.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono diunggahan video akun resmi media sosialnya mengatakan, dalam pertemuan dengan manajemen ExxonMobil tersebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melakukan penjajakan program di bidang lingkungan.

“Kami ingin Bojonegoro tetap menjadi kawasan yang terlindungi, dan menjadi kabupaten yang terdepan soal pengelolaan lingkungan. Dan, ini dibutuhkan kolaborasi dan sinergi dengan pihak swastas, seperti KKKS ExxonMobil yang beroperasi di Bojonegoro,” ujarnya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait