SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Surabaya — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) Sales and Operation Region (SOR) III, memberikan klarifikasi atas kejadian semburan air berbau gas di sungai wilayah Rungkut Madya Surabaya, Jawa Timur. Satu tim dengan Wali Kota, PGN memastikan semburan gas tersebut aman. Sejak Jumat 17 Oktober 2025, semburan telah berhenti.
General Manager PGN SOR III, Hedi Hedianto menuturkan, tanggapan cepat atas laporan adanya semburan berbau gas telah dilaksanakan. Saat terjadi semburan pun, tidak ada satupun pelanggan yang layanannya terganggu. Investigasi dan pemantauan juga terus dilakukan, dan dipastikan keadaan telah aman.
“Yang jelas faktanya kami telah menutup pipa crossing,” kata Hedi Hedianto dalam keterangan resmi diterima Suarabanyuurip.com, Rabu (22/10/2025).
Pertemuan dua pipa PGN ini terletak jauh di bawah tanah. Sehingga untuk menemukan posisinya memerlukan pencarian. Serta dalam menentukan sebab adanya semburan pihaknya perlu terus memantau dan melaksanakan investigasi lebih mendalam.
”Well notice bapak (Wali Kota) kami akan petakan dan kerja samakan pemetaan pipanya agar ke depan kita bisa respon cepat jika ada hal yang tidak kita inginkan,” ucapnya kepada Walikota Eri Cahyadi kala meninjau lokasi semburan yang telah berhenti.
“Alhamdulillah teman-teman PGN telah langsung bergerak cepat dengan menutup dua pipa tersebut,” sambung Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Dalam melakukan penutupan itupun, kata Eri, PGN harus terlebih dahulu melakukan pencarian, dan juga menyampaikan penyuluhan sehingga tidak mengganggu kenyamanan dan pelayanan kepada warga sekitar.
”Sehingga ditutupnya satu sisi, ketika satu sisi masih ada gelembung maka ditutup sisi yang lain. Kenapa terjadi kebocoran apakah pipanya ini lama atau aus, maka saya minta PGN memberikan petanya,” jelasnya.
Diwartakan sebelumnya, PGN menindaklanjuti secara cepat laporan masyarakat terkait munculnya semburan air berbau gas di kawasan Sungai Rungkut Tengah, Surabaya, Jawa Timur. Saat ini semburan telah berhenti, dan sejumlah langkah pengamanan telah dilakukan.
General Manager, Sales and Operation Region III PGN, Hedi Hedianto mengatakan, sejak mendapat laporan dari masyarakat atas munculnya semburan berbau gas, PGN segera berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Kami langsung menerjunkan tim tanggap darurat untuk memastikan kondisi di lapangan aman serta mengidentifikasi posisi pipa yang berada di sekitar lokasi semburan,” kata Hedi Hedianto dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com, Sabtu (18/10/2025).
Hedi menuturkan, dari informasi yang ia terima, munculnya gelembung air di aliran sungai kawasan Rungkut Madya, Surabaya, terjadi padas Kamis (16/10/2025) siang. Segera setelah laporan diterima, PGN melakukan pemeriksaan menyeluruh hingga malam hari.
Sebagai langkah pengamanan bagi masyarakat dan aset jaringan, PGN melakukan penutupan aliran gas pada Jumat (17/10) pukul 17.00 WIB, dan sejak saat itu semburan telah berhenti sepenuhnya dan tidak ada lagi bau gas yang timbul.(fin/adv)





