SuaraBanyuurip.com – Penampilan DJ Nok Yeka di Festival Banyu Urip 2025 menyedot perhatian ratusan pengunjung dari dalam dan luar daerah. Penonton yang mayoritas Gen Z itu berjubel memadati lapangan Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (28/11/2025) malam.
Penampilan DJ Nok Yeka mampu membuat suasana yang dingin menjadi lebih semangat. Para penonton terlihat asik berjoget ria mengikuti dentuman musik remix.
Ada beberapa lagu hits yang dibawakan DJ Nok Yeka di Festival Banyu Urip 2025. Yakni Raiso Dadi Siji, Lilakno Aku, Tresno Tekan Mati, dan Pikir Keri, dan Tumbak Cucukan.
“Gimana….masih kuat lanjut. Kita joget lagi,” teriak DJ Nok Yeka yang memakai balutan kebayak hitam dengan sepatu jungle.
Melisa, salah satu penonton, mengaku acara yang digelar seru, karena menampilkan DJ Nok Yeka dan Massdho. Menurutnya, musik dan lirik lagu yang dibawakan kekinian.
“Saya kesini bareng temen-temen,” kata gadis dari Surabaya ini.
Selain DJ Nok Yeka, penonton Festival Banyu Urip 2025 malam ini juga akan dihibur oleh penyanyi ternama Massdho. Penyanyi dan penulis lagu bernama lengkap Ahmad Ridho itu akan membawakan beberapa lagu hits diantaranya Nganggur, Bubar, Kisinan, Nemu, Satru, Kalih Welasku.
“Selain huburan, kita juga tampilkan bazar UMKM yang menyuguhkan produk-produk unggulan,” sambung Ketua Panitia Festival Banyu Urip 2025, Agus Hafidh dikonfirmasi terpisah.
Ada 51 stan UMKM yang disediakan panitia Festival Banyu Urip 2025. Para pelaku UMKM lokal Gayam itu mayoritas binaan operator lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), dan operator lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB), Pertamina EP Cepu.
Agus menjelaskan, malam ini juga dilaksanakan open ceremony dan launching logo Medhayoh oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.
Perhelatan Festival Banyu Urip 2025 akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (28-30/11/2025). Festival Banyu Urip 2025 mengusung tema “Nyawiji: Nyambung Rasa, Ngangkat Wisata, Njaga Energi”. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan potensi dan produk lokal, serta mengampanyekan edukasi, gaya hidup sehat, dan pelestarian kesenian dan budaya lokal.
Pada hari hari kedua, Sabtu (29/11/2025), rangkaian Festival Banyu Urip dilanjutkan dengan lomba mewarnai, cek kesehatan gratis (CKG), diskusi kepemudaan, partunjukan ketoprak budaya lokal dengan lakon”Minak Jinggo Nagih Janji-Damar Wulan Wisido” menghadirkan bintang tamu Yudho dan Lala Atila di Lapangan Desa Bonorejo.
“Untuk sarasehan budaya medhayoh akan dilaksanakan di wisata Perahu Kuno Desa Ngraho. Sarasehan melibatkan guru tingkat SD, SMP, SMA, kepala desa dan perangkat desa se Kecamatan Gayam, budayawan, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata,” jelas Agus.
Sedangkan di hari terakhir, Minggu (30/11/2025), kegiatan akan dipusatkan di Lapangan Desa Gayam. Kegiatan meliputi Fun Run Gayan 5 kilometer (KM), dan launching Zona Informatif sebagai wujud keterbukaan informasi publik.(red)





