SuaraBanyuurip.com – Arifin Jauhari
Bojonegoro — Menjelang berakhirnya libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026), pergerakan penumpang kereta api di Stasiun Bojonegoro masih terpantau tinggi. Arus penumpang didominasi oleh kedatangan, menandai mulai menguatnya arus balik setelah libur panjang.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat, hingga Sabtu (3/1/2026) siang, aktivitas naik-turun penumpang di Stasiun Bojonegoro masih cukup padat. Masyarakat terlihat memanfaatkan kereta api untuk kembali ke kota asal guna melanjutkan aktivitas kerja maupun rutinitas harian.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono mengatakan, peningkatan arus balik sudah terasa dalam beberapa hari terakhir. Jumlah pelanggan kereta api di Stasiun Bojonegoro masih tergolong tinggi dan didominasi penumpang yang tiba.
”Ini menunjukkan kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (3/1/2026).
Berdasarkan data sementara per Sabtu (3/1/2026) pukul 10.00 WIB, terpantau sebanyak 2.217 penumpang memanfaatkan layanan kereta api di Stasiun Bojonegoro.
Dari jumlah tersebut, 1.046 penumpang berangkat, sementara 1.171 penumpang tercatat tiba. Angka ini masih berpotensi bertambah hingga keberangkatan kereta api malam hari.
Secara kumulatif, selama periode 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, Stasiun Bojonegoro telah melayani 39.551 penumpang, dengan rincian 18.941 penumpang berangkat dan 20.610 penumpang tiba.
Sementara untuk keseluruhan masa Angkutan Natal dan Tahun Baru yang berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, KAI memproyeksikan Stasiun Bojonegoro akan melayani total 41.626 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 20.139 penumpang berangkat dan 21.487 penumpang tiba.
Mahendro menambahkan, tingginya pergerakan penumpang ini banyak didominasi relasi favorit seperti Jakarta, Cirebon, dan Semarang. Meski demikian, KAI memastikan ketersediaan tiket di wilayah Daop 8 Surabaya masih cukup aman menjelang akhir masa libur.
“Kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI agar lebih mudah, cepat, dan praktis,” imbuhnya.
KAI Daop 8 Surabaya, lanjut Mahendro, terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik selama masa angkutan Nataru dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, serta ketepatan waktu.
“Tingginya jumlah penumpang ini mencerminkan antusiasme masyarakat yang masih besar menggunakan kereta api sebagai moda transportasi andalan,” ungkapnya.
Salah satu penumpang tiba di Stasiun KA Bojonegoro, Nurhayati mengaku, masih mengandalkan transportasi ini untuk liburan maupun untuk perjalanan dinas. Sebab relatif terjangkau, aman, dan nyaman.
”Saya selalu gunakan KAI untuk perjalanan pulang-balik Jakarta Bojonegoro,” bebernya.(fin)





