SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Kegiatan tajak sumur minyak dan gas bumi (Migas) di Lapangan Sukowati di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menunjukkan perkembangan positif. Sumur SKW-08ST yang telah selesai dibor mulai berproduksi secara natural flow.
Kepala Perwakilan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Anggono Mahendrawan, mengatakan, bahwa pengeboran Sumur SKW-08ST telah rampung dan mulai berproduksi secara natural flow sejak 23 Desember 2025.
Sumur SKW-08ST adalah salah satu dari dua sumur di Lapangan Sukowati yang semula dikabarkan masuk kegiatan tajak. Namun terkini, dari dua sumur semula, hanya Sumur SKW-08ST yang telah selesai dibor dan mulai berproduksi. Sementara Sumur SKW-38ST sampai saat ini belum masuk dalam rencana pemboran.
“Untuk Sumur SKW-08ST, pengeboran telah selesai dan mulai berproduksi pada 23 Desember 2025 secara natural flow. Sementara itu, untuk Sumur SKW-38ST, hingga saat ini belum terdapat rencana pemboran,” kata Anggono Mahendrawan kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (15/1/2026).
Menurut Anggono, pengeboran Sumur SKW-08ST telah mencapai total kedalaman (total depth/TD) sesuai dengan rencana pengeboran. Saat ini, fokus kegiatan beralih ke tahap evaluasi teknis dan well intervention guna mengoptimalkan potensi produksi sumur tersebut.
Terkait target produksi, Sumur SKW-08ST pada awalnya diproyeksikan mampu menghasilkan sekira 418 barel minyak per hari (barrels of oil per day/BOPD). Namun, pada tahap awal produksi, realisasi yang diperoleh masih berada di bawah target.
“Pada tahap awal produksi, realisasi yang diperoleh masih di bawah target, sehingga saat ini sedang dilakukan evaluasi teknis lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara itu, sebelum dilakukan tajak sumur, rata-rata produksi Lapangan Sukowati per Januari 2026 tercatat mencapai 4.277,27 BOPD untuk minyak dan 7,52 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) untuk gas.
Terpisah Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita menyatakan, saat ini rig yang ada di Lapangan Migas Sukowati masih rig yang sama sesuai rencana awal.
Rig tersebut yakni Rig: PDSI #38.2/D1000-E. Rig ini memiliki spesifikasi daya sebesar 1.000 Horse Power (HP) atau setara 1.000 tenaga kuda. Status release rig saat ini on progress atau sedang beroperasi.
”Satu rig lainnya yakni Rig: PDSI #13.1/N55. Rig ini memiliki daya 550 HP,” terangnya.(fin)
Sumur Migas SKW-08ST Sukowati Field Mulai Berproduksi Secara Natural Flow






