SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Pembangunan Pasar Tradisional atau Pasar Kota Bojonegoro, Jawa Timur, bakal dimulai awal Mei 2026 mendatang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro berencana merelokasi sementara para pedagang di Gedung Serbaguna.
Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (DPKUM) Bojonegoro, Retno Wulandari mengatakan, berdasar usulan saat rapat bersama pedagang pasar kota, saat proses pembangunan pasar pedagang akan direlokasi di Gedung Serbaguna.
“Usulan saat rapat di Gedung Serbaguna. Untuk jumlah pedagang aktif sekitar 1.191 pedagang,” jelasnya, Kamis (12/2/2026).
Dia tak menjawab saat dikonfirmasi terkait rencana relokasi pedagang pasar kota. Namun Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKCK) Bojonegoro menyampaikan, pembangunan pasar tradisional bakal dimulai awal Mei 2026 mendatang.
“Sesuai jadwal pelaksanaan konstruksi akan dimulai awal Mei, dengan target pembangunan tujuh bulan selesai,” kata Sekretaris DPKCK Bojonegoro Anang Prasetyo.
Dia mengungkapkan, anggaran pembangunan pasar kota direncanakan sekitar Rp 80 miliar, yakni akan dibangun tiga lantai. Pada akhir Februari atau setelah lebaran nanti baru akan dimulai tender.
“Untuk relokasi pedagang tentu membutuhkan koordinasi dengan semua pihak, salah satunya DPKUM. Kemarin saat rapat rencana akan menggunakan Gedung Serbaguna, barat pasar yang akan dibangun,” jelasnya.(jk)





