SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) Sri Wahyuni, memberikan penghargaan atas penyelenggaraan program Mudik Gratis 2026 yang digagas oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Menurut Sri Wahyuni, program ini sangat membantu masyarakat dalam meringankan beban biaya mudik sekaligus menjamin perjalanan yang aman dan nyaman dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
”Saya apresiasi, kebijakan menyediakan mudik gratis bagi warga menjadi wujud nyata hadirnya negara untuk masyarakat,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (1/3/2026).
Pemprov Jatim, kata politisi perempuan dari Partai Demokrat ini, menyiapkan sekira 7.000 kuota peserta, dengan 4.000 kursi bus jalur darat, 3.000 kursi kapal laut, serta layanan pengangkutan 200 unit sepeda motor secara gratis ke sejumlah tujuan di Jawa Timur.
Politisi dari Partai Demokrat ini juga mengapresiasi fasilitas angkut motor, karena dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang biasa terjadi saat pemudik menggunakan sepeda motor dalam perjalanan jauh.
Selain itu, Sri Wahyuni mengingatkan, masyarakat yang akan mengikuti mudik gratis untuk memastikan rumah dalam keadaan aman sebelum berangkat. Ia mengimbau agar pemudik memeriksa instalasi listrik, memastikan kompor dan tabung gas benar-benar mati, mencabut peralatan elektronik yang tidak digunakan, serta mengunci pintu dan jendela dengan baik.
”Bila perlu, titipkan rumah kepada tetangga atau pengurus lingkungan agar mencegah kebakaran atau kejadian pencurian selama ditinggal,” ajaknya.
Sri Wahyuni berharap, dengan persiapan matang, tradisi mudik tahun ini dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan sehingga masyarakat Jawa Timur dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa rasa khawatir.(fin)
DPRD Jatim Apresiasi Program Mudik Gratis 2026, Warga Diminta Pastikan Keamanan Rumah





